Kamis, 28 April 2016

Hapuslah Dosamu Sebelum Tidur

Oleh : Ustadz Fuad Hamzah Baraba, Lc

عن أبي هريرة ـ رضي الله عنه ـ عن النبي ﷺ قال : (من قال حين يأوي إلى فراشه : لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهَ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلاَ إِلَهَ إلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، غُفِرَتْ له ذنوبُه – أو قال : خطاياه ، شكَّ مِسْعَرٌ – وإن كانت مثلَ زَبَدِ البحرِ

قال الألباني – رحمه الله تعالى - : حديث صحيح.
انظر : [صحيح الترغيب والترهيب جـ 1 رقم 607] و [السلسلة الصحيحة 3414].

أخرجه «ابن حبان في صحيحه» (587/ 3265).
Dari Abu Hurairah -radhiallahu 'anhu- dari Nabi ﷺ bersabda:
“Barangsiapa yang membaca ketika ia menuju tempat tidurnya,

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهَ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلاَ إِلَهَ إلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

“Tiada sembahan yang haq, selain Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan kekuatan, kecuali pada Allah. Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya. Tiada sembahan yang haq, selain Allah. Allah Maha Besar”.
Maka ia akan diampuni dosa-dosa atau kesalahannya -Mis'ar (perawi) ragu- oleh Allah, walapun dosa-dosanya itu seperti buih lautan”.
Syaikh al-Albani -rahimahullah- berkata Hadits Shahih.
Lihat (Shahih at-Targhib wa at-Tarhib jilid 1 no.607) dan (Silsilah ash-Shahihah 3414).
Diriwayatkan (Ibnu Hibban dalam shahihnya 587/3265)

@kajianislamchannel

Dialog Ali bin Abi Thalib R.A. dengan Lelaki yang Punya Masalah

Seorang lelaki yang sedang dirundung kesedihan datang menemui Ali bin Abi Thalib RA, ia pun berkata, 

“Wahai Amirul Mukminin, aku datang kepadamu karena aku sudah tidak mampu lagi menahan beban kesedihanku.”

Ali menjawab, “Aku akan bertanya dua pertanyaan dan jawablah !”

Lelaki itu berkata, “Ya, tanyakanlah !”

“Apakah engkau datang ke dunia bersama dengan masalah-masalah ini??” kata Ali bin Abi Thalib

“Tentu tidak” jawabnya.

“Lalu apakah kau akan meninggalkan dunia dengan membawa masalah-masalah ini??” tanya Ali bin Abi Thalib.

“Tidak juga” jawabnya.

Lalu Ali RA berkata,,,
“Lalu mengapa kau harus bersedih atas apa yang tidak kau bawa saat datang dan tidak mengikutimu saat kau pergi????

Seharusnya hal ini tidak membuatmu bersedih seperti ini....
Bersabarlah atas urusan dunia....
Jadikanlah pandanganmu ke langit lebih panjang dari pandanganmu ke bumi dan kau pun akan mendapat apa yang kau inginkan..

Tersenyumlah..
karena rizkimu telah dibagi dan urusan hidupmu telah diatur.
Urusan dunia tidak layak untuk membuatmu bersedih semacam ini karena semuanya ada di tangan yang Maha Hidup dan Maha Mengatur.

Seorang mukmin hidup dalam dua hal, yaitu kesulitan dan kemudahan.
Keduanya adalah nikmat jika ia sadari.
Dibalik kemudahan ada rasa syukur.

Sementara Allah berfirman : 

“Allah akan Memberi balasan kepada orang yang bersyukur.”
( QS. Ali Imran: 144 )

Dan dibalik kesulitan ada kesabaran..
“Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
( QS.Az-Zumar : 10 )

Bagi seorang mukmin, kesulitan dan kemudahan adalah ladang untuk menabung pahala dan hadiah dari Allah SWT.

Lalu kenapa masih bersedih??
Jangan selalu mengeluh "Ohh masalahku begitu besar.....
Tapi katakan pada masalah itu, Sungguh aku punya ALLAH Yang Maha Besar"

Semoga Allah senantiasa menolong segala urusan
kita dengan petunjuk jalan lurus dan rahmat dari sisi-NYA...


Aamiin Allahuma Aamiin..

Pesan Indah Dari Ustadz Arifin Ilham

Bismillaah..
Assalaamu'alaikum Wr. Wb...

Sahabatku
yang dicintai Allah swt..
CERDASnya orang yang BERIMAN adalah,
dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat & yang sekejap untuk HIDUP yang PANJANG....

Hidup bukan untuk hidup, tetapi..
hidup untuk Yang Maha Hidup.

Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup...

Kita jangan takut mati,
jangan mencari mati,
jangan lupakan mati,
tapi rindukan mati.
Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT....

Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup,
tapi.. mati adalah awal
cerita sebenarnya,
maka.. sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan....

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari.
Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah....

Pertama, 
TAHAJJUD ....
karena..
kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya...

Kedua,
Membaca AL-QUR'AN sebelum terbit matahari...
Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman...

Ketiga,
Jangan tinggalkan MASJID terutama di waktu shubuh...
Sebelum melangkah kemanapun...,
langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin.. tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah...💥💐

Keempat,
Jaga shalat DHUHA
karena kunci rezeki terletak pada shalat Dhuha...

Kelima,
Jaga SEDEKAH setiap hari...
Allah menyukai orang yang suka bersedekah,
dan.malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari...

Keenam
Jaga WUDHU terus menerus.. karena..
Allah menyayangi hamba yang berwudhu.
Kata khalifah Ali bin Abu Thalib,
“Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat,
dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan
datangi dia ya Allah.”...

Ketujuh 
Amalkan ISTIGHFAR setiap saat

Dengan istighfar,
masalah yang terjadi karena dosa kita..,
akan dijauhkan oleh Allah...
Ya Rabb..
Bimbing, mampukan dan ringankan hamba-Mu ini utk bisa mengamalkan ke tujuh sunnah tersebut..
Aamiin..