Kamis, 30 Juni 2016

Kisah Imam Al Ghazali & Seekor Lalat

Imam Al-Ghazali dalam salah satu  kitabnya, yg agung  yaitu  " Ihya' Ulumuddin " menceritakan bahwa suatu saat ketika ia mengarang kitab ada seekor lalat yang terbang mendekat dan hinggap di tinta penanya. pertama imam al-Ghazali bermaksud mengusir lalat tersebut karena merasa terganggu.

Namun kemudian ia sadar bahwa lalat tersebut sedang kehausan, maka dibiarkanlah lalat itu minum sepuasnya dari tinta iman al-Ghazali setelah lalat tersebut hilang dahaganya, ia lantas terbang entah kemana.

Malam harinya imam al-Ghazali bermimpi bahwa ia dihisab di padang mahsyar dan pengadilan akhirat memutuskan untuk memasukkan al-Ghazali di surga. saat itulah muncul suara yang menggema dan berwibawa; "Wahai Ghazali, menurutmu amal apa yang menyebabkan engkau masuk golongan ahli surga?"
Imam al-Ghazali menjawab; "Engkau lebih tahu ya, Allah tetapi kalau aku boleh menebak, maka kitab-kitab karangankulah yang menyebabkan semua ini." Suara itu berkata; "Bukan wahai Ghazali, karanganmu memang banyak, kitabmu berjilid-jilid, tetapi yang menyebabkan beratnya timbangan pahalamu adalah seekor lalat yang Engkau biarkan minum ketika ia kehausan."

Sekelumit kisah yang akhirnya diabadikan imam al-Ghazali dalam kitabnya  " ihya'ulumu ddin " tersebut memberi kita hikmah bahwa hanya karena membiarkan lalat yang kehausan untuk minum saja menjadikan sebab seseorang masuk surga, apalagi memberi shodaqoh bagi sesama yang benar-benar membutuhkan. maka, tidak berlebihan ketika Nabi Muhammad Saw dalam salah satu haditsnya bersabda: 

"Surga selalu merindukan kepada empat golongan manusia yaitu :
pembaca al-qur'an, penjaga lisan, pemberi makan orang yang kelaparan, dan orang yang berpuasa ramadhan."
سبحان الله ...

Semoga kita dapat mengambil pelajaran yang bermanfaat dan bernilai ibadah..آمين أمين يارب العالمين.. ...


Sumber: Sayyid Taufiq AL Jaelani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar