Jumat, 29 Juli 2016

Harta Milik Ayah dan Ibu


Cuma Emak Yang Tau Rasanya

oleh : Khofifah Indar Parawansa
          (menteri sosial)

Saat emak baru saja memejamkan mata,
pecahlah tangisan sikecil dengan nyaringnya.
Dalam keadaan mengantuk, anak pun harus digendong sepenuh cinta.
Bagaimana rasanya...?
Cuma emak yang tahu rasanya.....

Saat lapar melanda
terbayang makanan enak di atas meja.
Ketika suapan pertama, anak pup dicelana.
Bagaimana rasanya...?
Cuma emak yang tahu rasanya.....

Saat badan sudah lelah tak ada tenaga, ingin segera mandi menghilangkan penat yang ada, mumpung anak-anak sedang anteng dikamarnya.
Belum sempat sabunan, anak sudah menangis berantem rebutan boneka.
Kacaulah acara mandi emak. Langsung handukan walau daki masih menempel dibadannya.
Bagaimana rasanya?
Cuma emak yang tahu rasanya.....,

Saat emak ingin beribadah dengan khusuknya.....,
anak-anak mulai mencari perhatian.
Menarik-narik mukena, mengacak-ngacak lemari baju mumpung emak tak berdaya,
loncat sana loncat sini, punggung emak jadi pelana.
Belum juga beres doa, anak-anak semakin berkuasa.
Bagaimana rasanya?
Cuma emak yang tahu rasanya....

Aaah.....,
dibalik kerepotan itu semua, namun ada jua syurga didalamnya.

Cuma emak yang tahu lezatnya makna senyuman anak yang diberikan,
Pelukan anak,
Ucapan cinta anak yang tampak sederhana dihadapan orang, namun berubah menjadi intan permata dimata emak.

Itulah mengapa....?
Saat anak bahagia, emak menangis,
Anak berprestasi, emak menangis,
Anak tidur lelap, emak menangis,
Anak pergi jauh, emak menangis,
Anak menikah, emak menangis,
Anak wisuda TK saja, emak menangis,
Anak tampil dipanggung, emak menangis.....

Aah....., inikah tangis bahagia yang tak akan dapat dimiliki siapapun jua.

Jika engkau tak mengalaminya sendiri sebagai emak,
mungkinkah ini bagian dari surga milikNya yang diberikan kepada seluruh emak, sebuah cinta yang begitu lezatnya dirasa...?

Dan akhirnya, saya percaya dimana ada kerasnya perjuangan emak didalam rumah..,
maka disitu akan hadir cahaya surga yang menemani emak, yang tak kalah indahnya...

Jika hari ini engkau menangis karena repotnya mengasuh anak, maka akan ada hari dimana engkau akan tersenyum paling manis, karena kebaikan yang hadir bersamanya...

Salam buat seluruh emak-emak...
Dimanapun berada....

* Hanya emak yang tahu rasanya membaca puisi ini.

For Better Future Generation

For parents and future parents to be so we have a better future generation.

Pesan terakhir pak Anis Baswedan, sblm lengser dari Kementerian:🙂
Anak anak yang dididik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika tata krama, sikap kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak anak yang tangguh, disenangi, dan disegani banyak orang...

Mereka tahu aturan makan table manner di restoran mewah. Tapi tidak canggung makan di warteg kaki lima...

Mereka sanggup beli barang-barang mewah. Tapi tahu mana yang keinginan dan kebutuhan...

Mereka biasa pergi naik pesawat antar kota. Tapi santai saja saat harus naik angkot kemana-mana...

Mereka berbicara formal saat bertemu orang berpendidikan. Tapi mampu berbicara santai bertemu orang jalanan...

Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja. Tapi mampu bercanda lepas bertemu teman sekolah...

Mereka tidak norak saat bertemu orang kaya. Tapi juga tidak merendahkan orang yg lebih miskin darinya...

Mereka mampu membeli barang-barang bergengsi. Tapi sadar kalau yang membuat dirinya bergengsi adalah kualitas, kapasitas
dirinya, bukan dari barang yang dikenakan...

Mereka punya.. Tapi tidak teriak kemana -mana. Kerendahan hati yang membuat orang lain menghargai dan menghormati dirinya...

Jangan didik anak dari kecil dengan penuh kemanjaan, apalagi sampai melupakan kesantunan, etika tata krama...

Hal hal sederhana tentang kesantunan seperti :
🔹Pamit saat pergi dari rumah
🔹Permisi saat masuk ke rumah temen (karena ternyata banyak orang masuk ke rumah orang tidak punya sopan santun, tidak menyapa orang orang yang ada di rumah itu),
🔹Saat masuk atau pulang kerja memberi salam kepada rekan, terlebih pimpinan
🔹Kembalikan pinjaman uang sekecil apapun,
🔹Berani minta maaf saat ada kesalahan
🔹Tahu berterima kasih jika dibantu sekecil apapun...

Kelihatannya sederhana, tapi orang yang tidak punya attitude itu tidak akan mampu melakukannya...

Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya atau cukup...

Bersyukurlah kalau kita terlahir di keluarga yang mengajarkan kita kesantunan, etika, tata krama dan kesederhanaan.....

#Anies Baswedan #

Kamis, 28 Juli 2016

Berlatih Bersyukur

Lihatlah orang sakit, perhatikan yg tertimpa bencana, lihat org terpenjara, kan kau dapati, pada dirimu ternyata menyimpan segudang nikmat...

Nikmat itu yang penting bukan apa yang kita miliki, tapi apa yang kita rasakan dan syukuri...

Dua orang mendpatkan keuntungan yg sama; Bisa jadi yg satu merasa untung tiada kira, yg satu merasa kurang dan merana...

Ini soal bagaimana mensyukuri...

Dalam bhs Arab antara nikmat نعمة dan niqmah نقمة yang berarti azab sangat tipis bedanya. Nikmat yg sama dpt jadi berkah, dpt jadi azab..

Nikmat menjadi barokah, ketika kt gunakan pada apa yg Allah cintai dan ridhai, tp jadi sumber azab, kalau digunakan di jalan kemaksiatan..

Bahkan dlam kekurangan, keterbatasan, keterhalangan, keterdesakan boleh jadi tersimpan nikmat.

Betapa banyak kekurangan kita menyebabkan berkurangnya potensi keburukan yang akan kita dptkan apabila diberi kelebihan....

Betapa banyak keterhalangan kita, menghalangi kita untuk melakukan perbuatan nista dan tercela dibanding bila segalanya terbuka...

Betapa banyak keterdesakan kita, mendesak kita utk kuat berikhtiar dan kian pasrah, dibanding apabila segalanya serba lapang kt rasakan..

Betapa banyak keterpurukan kita, membuat kita terpuruk dan tersungkur di hadapan kebesaran Allah, memohon ampun dan pertolongannya....

Belajarlah mensyukuri hal2 yg dianggap sepele; Udara segar, tidur pules, pedasnya sambel :) anak2 sehat, keluarga rukun... dll

Yang mudah mensyukuri hal-hal kecil, tentu akan lebih bersyukur pada kenikmatan yang lebih besar.

Menutup Aib

Dalam sebuah acara pengajian di masjid Sunda Kelapa seorang ustadz muda bercerita tentang Nabi Yusuf a.s....
Di tengah-tengah cerita, beliau bertanya kepada jama'ah, "Siapa nama perempuan yang menggoda Nabi Yusuf..?
"Zulaikha," jawab jama'ah kompak....
"Dari mana tahunya bahwa nama perempuan itu Zulaikha? Allah tidak menyebutnya dalam Qur'an."
Refleks jama'ah menjawab, "Dari hadits."
Hadits mendukung kisah yang ada dalam Qur'an dengan lebih detil...
"Mengapa Allah tidak menyebut nama Zulaikha dalam Qur'an?"
Semua jama'ah diam. Ustadz Salim melanjutkan penjelasannya...
"Karena perempuan ini MASIH MEMILIKI RASA MALU. Apa buktinya bahwa ia masih memiliki rasa malu? Ia menutup tirai sebelum menggoda Yusuf. Ia malu dan tidak ingin ada orang lain yang tahu tentang perbuatannya. Dan Allah menutupi aib orang-orang yang masih memiliki rasa malu di hatinya, dengan tidak menyebut namanya dalam Qur'an."
Betapa Allah Maha Baik. Tak hanya sekali, namun berulang kali Allah menutup dosa-dosa kita. Hanya karena masih memiliki rasa malu, Allah tidak membuka identitas kita...
Pernahkah ada seseorang yang nampak baik di hadapan orang lain ?...
Apakah benar orang itu baik atau ia tampak baik karena Allah menutup aibnya ?...
Jika saja mau jujur, sungguh... itu bukan karena kebaikan kita. Itu semata karena Allah masih menutupi segala aib kita. Kalo kita mau jujur, dosa dan kesalahan kita amat banyak. Jauh melebihi dosa dan kesalahan kita yang diketahui orang lain. Orang lain mungkin hanya mengetahui aib kita yang terlihat atau terdengar oleh mereka....
Sadar atau tidak sadar setiap hari banyak diantara kita yang melakukan maksiat diam diam, mencuri diam diam, korupsi diam diam, menggunjing diam diam.mencela menghujat diam diam Setiap hari banyak diantara kita yang sadar atau tidak sadar berbohong demi sesuap nasi, mengambil hak orang lain, menyakiti orang lain. Sadar atau tidak sadar kita banyak 'mencederai' Allah dan manusia...
Saudaraku, ..
Jika saat ini kita tampak hebat dan baik dimata orang, itu hanya karena Allah taala menutupi aib dan keburukan kita. Jika tidak, maka habislah kita. Terpuruk, seterpuruk-terpuruknya. Malu, semalu-malunya. Hina, sehina-hinanya. Seperti tak ada lagi tempat tersedia untuk menerima kita...
Maka janganlah merasa sombong dan mengangap diri selalu baik serta selalu membicarakan dan menggunjing mencela menghujat orang dan masa lalu orang lain...
Boleh jadi orang yang dibicarakan melakukan satu dosa tapi kita melakukan dosa lain yang bahkan lebih banyak tapi tak terlihat...
Boleh jadi dosa dan kesalahan kita jauh lebih berat dari orang yang kita bicarakan , tetapi Allah tidak membuka aib kita...
Boleh jadi orang tersebut pun mulia di hadapan Allah karena menangisi akan dosa dosa yg di perbuatnya..
Sedangkan kita menjadi hina di hadapanNya , karena bangga dengan amalan kita , yang mungkin tidak bernilai dihadapanNya...
Jadi marilah berhenti membicarakan aib dan kejelekan orang lain. Mari berhenti mencela menghujat orang lain Mari sibuk mengoreksi diri sendiri dan memperbaiki diri...
Demi Allah, setiap kita akan kembali padaNya mempertanggungjawabkan setiap hal yang kita lakukan, sekecil apapun...
Allahua'lam..
Copas dari status bunda Indana Zulfa..

Suami, Ladang Surga Istri

Hubungan cinta suami istri itu merupakan tanda tanda dari kekuasaan Allah.

Seperti digambarkan dlm Quran Surat Ar Rum 30:21. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
 .
 Sejatinya kita istri hadir agar menjadi penentram buat suami . Allah gambarkan suami istri seperti pakaian. Utk mempertahankan cinta, rasa syukur itu di tuntut untuk harus selalu ada.
 .
 Kalaulah suami itu ladang surga maka siapalah seorang istri tdk menginginkan surga . Ingatlah Hidup kita ini singkat .
 Nanti di akherat masing masing akan di panggil dari banyak pintu , maka pastikan kita dipanggil dari salah satu pintu .
 .
 Ibarat suami itu ladang, jadikanlah ladang yg subur yg bisa kita gunakan untuk bekal ke surga
 .
 Analoginya :
 Kalo tanah subur ditanemin apa juga tumbuh.
 Kalo ladang bebatuan tiba tiba ada taneman subur itu hebat banget.
 .
 Maka kalo bisa membimbing dan mendampingi suami agar lebih taat dan lebih shaleh ganjaranya besar. Maka bersabarlah atas apa apa yang dilakukannya. .
 .
 Bukankah kita punya Allah yang Maha membolak balikan hati, Yang Maha pemberi Hidayah ?

Semangat ya saudari saudariku

Orang Benar Akan bertunas Seperti Pohon Kurma

Ada kata2 bijak kuno yang mengatakan bahwa " orang benar akan bertunas seperti pohon kurma "

Pohon kurma lazim dijumpai di Timur Tengah. Dgn kondisi tanah yg kering, gersang, tandus & kerap dihantam badai gurun yg dahsyat, hanya pohon kurma yg bisa bertahan hidup. Tak berlebihan kalau pohon kurma dianggap sebagai pohon yg tahan banting.

Kekuatan pohon kurma ada di akar2nya. Petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dlm lubang pasir lalu ditutup dgn batu. Mengapa biji itu hrs ditutup batu? Ternyata, batu tsb memaksa pohon kurma berjuang utk tumbuh ke atas. Justru krn pertumbuhan batang mengalami hambatan, hal tsb membuat pertumbuhan akar ke dlm tanah menjadi maksimal. Setelah akarnya menjadi kuat, barulah biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yg menekan diatasnya.

"Ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah."

Bukankah itu prinsip kehidupan yg luar biasa?

Sekarang kita tahu mengapa Allah kerapkali mengijinkan tekanan hidup datang. Bukan utk melemahkan & menghancurkan kita, sebaliknya

Allah mengijinkan tekanan hidup itu utk membuat kita berakar makin kuat. Tak sekedar bertahan, tapi ada waktunya benih yg sdh mengakar kuat itu akan menjebol "batu masalah" yg selama ini menekan kita. Kita keluar menjadi pemenang kehidupan.

Allah mendesain kita seperti pohon kurma. Sebab itu jadilah tangguh, kuat & tegar menghadapi beratnya kehidupan.

Milikilah cara pandang positif bahwa tekanan hidup tak akan pernah bisa melemahkan, justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi pemenang2 kehidupan.

Sebait catatan nasihat
(Alm) Ustadz Rahmat Abdullah

Dulu dan Kini Tentang Menghafal Al Quran

1. DULU, ayat bertemu dengan hati yang gelisah, maka hati yang gelisah menjadi tenang. KINI, ketika ayat bertemu dengam hati yang gelisah, maka ayatnya yang ikut gelisah.

2. DULU, kesungguhan penghafal Al-Qur'an tumpah pada murajaah hafalan. KINI, kesungguhannya tumpah pada menambah hafalan.

3. DULU, menghafal Al-Qur'an mengalir bersama istiqmah. KINI, menghafal Al-Qur'an mengalir bersama ketergesaan.

4. DULU, kerendahan hati penghafal Al-Qur'an dibuktikan dengan mutqinnya hafalan dan pengamalan. KINI, cukup dicitrakan..

5. DULU, menghafal Al-Qur'an menyingkirkan perasaan malas dan bosan. KINI, menghafal Al-Qur'an menyebabkan datangnya perasaan malas dan bosan.

6. DULU, menghafal cepat dianggap susah dan menghafal lama dianggap mudah. KINI, menghafal cepat dianggap mudah dan menghafal lama dianggap susah.

7. DULU, semangat penghafal Al-Qur'an ada di akhir, semakin ke sini semakin bersemangat. KINI, semangatnya menggebu di awal, semakin ke sini semakin kurang bersemangat.

8. DULU, lebih suka kehilangan nyawa dari pada kehilangan ayat. KINI, lebih takut kehilangan uang dari pada kehilangan ayat.

9. DULU, para penghafal Al-Qur'an takut kalau hafalannya yang bagus diketahui orang. KINI, penghafal Al-Qur'an takut kalau hafalannya yang buruk diketahui orang.

10. DULU, tak ragu habiskan harta untuk Al-Qur'an. KINI,...

Allaaaaah, maafkan kami...

30 Juni 2016
Deden Muhammad Makhyaruddin

Sumber : FB Deden M. Makhyaruddin

Membuat Allah Senang

Nabi Musa : "Wahai Allah aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?"

Allah   :  "Sholatmu itu untukmu sendiri, karna dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar."

Dzikir ? Dzikirmu itu membuat hatimu menjadi tenang.

Puasa ? "Puasamu itu melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu."

Nabi Musa : "Lalu apa ibadahku yang membuat hatiMu senang ya Allah ?"

Allah   : "Sedekah, infaq dan zakat serta akhlaqul karimahmu"
Itulah yang membuat Aku senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, Aku hadir disampingnya. Dan Aku akan mengganti dengan ganjaran 100 kali"_
( Al-Baqarah 261-262).

Nah,..........
Bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu, maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah.

Tapi,...........
Bila kau berbuat dan berkorban untuk orang lain serta melunakkan hatimu kepada orang lain, maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya.

Buatlah Allah senang, maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia.

Dan janji Allah itu pasti.

Ibadah Karena Allah


Untuk Alumni Ramadhan

 Untukmu alumni Ramadhan

✍  Oemar Mita


Bulan ramadhan disebut dengan madrasah oleh para ahlu ilmi, sebuah madrasah besar untuk menempa jiwa dan mengolah nafsu menjadi aliran ketaatan seorang hamba

Sejatinya, ia menciptakan aura keshalehan dalam satu bulan, sehingga setiap hamba berlomba lomba didalam ketaatan di bulan mulia

Tetapi ketika ramadhan telah pergi, setidaknya bagi alumninya menyisakan tiga tugas yang harus di tunaikan

➡  Ramaikan dengan doa

Doa yang penuh dengan harapan, bahwa seluruh ketaatan kita diterima oleh Alloh, karena sungguh menjadikan amal diterima oleh Alloh sangatlah sukar dan begitu sulit

Jangan menepuk dada dengan sombong bahwa kita telah dijamin terampuni dari bulan ramadhan, karena tak ada jaminan bahwa kita otomatis diampuni setelah rangkaian panjang ibadah di bulan ramadhan

انُوا يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يَبْلُغَهُمْ شَهْرَ رَمَضَانَ ثُمَّ يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يَتَقَبَّلَهُ مِنْهُمْ

”Mereka (para sahabat) berdo’a kepada Allah selama 6 bulan agar mereka dapat menjumpai bulan Ramadlan. Kemudian mereka pun berdo’a selama 6 bulan agar amalan yang telah mereka kerjakan diterima oleh-Nya.” (Lathaaiful Ma’arif hal. 232).

Tidaklah air mata para salaf menetes kecuali karena ditinggalkan ramadhan dan ketidak pastian tentang status amal mereka, kalolah para salaf meramaikan doa mereka tentang permohonan diterimanya amal, terlebih kita.

ُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

"Ya Rab kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"  (Q.S Al-Baqarah 127)

➡ Menjadi muslim dalam segala musim

☘ Bulan ketaatan bukanlah hanya di bulan ramadhan, tapi ketaatan ialah dalam segala musim, karena sejatinya seburuk-buruk manusia ialah yang hanya mengenal Alloh hanya dibulan Ramadhan

Amal yang diterima bagaikan magnet karena ia menarik pada ketaatan yang lebih besar

مِنْ ثَوَابِ الْحَسَنَةِ اَلْحَسَنَةُ بَعْدَهَا وَمِنْ عُقُوْبَةِ السَّيِّئَةِ اَلسَّيِّئَةُ بَعْدَهَا

“Diantara balasan bagi amalan kebaikan adalah amalan kebaikan yang ada sesudahnya.

Sedangkan hukuman bagi amalan yang buruk adalah amalan buruk yang ada sesudahnya.” (Al Fawaa-idhal. 35).

”Oleh karena itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama. Demikian pula sebaliknya, jika seorang melakukan suatu kebaikan lalu diikuti dengan amalan yang buruk maka hal itu merupakan tanda tertolaknya amal yang pertama.” (Lathaaiful Ma’arif hal. 244).

Maka tak pelak lagi, maka siapapun yang ramadhannya diterima oleh Alloh, maka hatinya akan bersungguh-sungguh melanjutkan estafet ibadahnya sebagaimana ia menggoresnya di bulan ramadhan

🔹Tak perlu masjid kembali sepi, Mushaf kembali diletakkan dan sholat malam kembali sunyi

➡ Hidupkan rasa takut dan khwatir

Wahb ibnul Wardi pernah melihat sekelompok orang yang bersuka cita dan tertawa di hari ‘Iedul Fitri. Beliau pun lantas mengatakan,

إِنْ كَانَ هَؤُلاَءِ تَقَبَلَ مِنْهُمْ صِيَامَهُمْ فَمَا هَذَا فِعْلُ الشَّاكِرِيْنَ وَ إِنْ كَانَ لَمْ يَتَقَبَّلْ مِنْهُمْ صِيَامَهُمْ فَمَا هَذَا فِعْلُ الْخَائِفِيْنَ

“Apabila puasa mereka diterima di sisi Allah, apakah tindakan mereka tersebut adalah gambaran orang yang bersyukur kepada-Nya. Dan jika ternyata puasa mereka tidak diterima, apakah tindakan mereka itu adalah gambaran orang yang takut akan siksa-Nya.” (HR. Al Baihaqi dalam Asy Syu’ab nomor 3727, Lathaaiful Ma’arif hal. 232).

Jangan terlalu gembira dan merasa yakin dengan pahala ramadhan pasti telah diterima, tapi berusahalah wahai jiwa untuk menumbuhkan rasa khawatir dalam sanubari tentang apa yang telah kita perbuat, hingga rasa khawatir itu menambah energi untuk melanjutkan ibadah dengan ibadah sunnah yang sudah menanti


وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُو
نَ (٦٠)

”Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka.” (Al Mukminun: 60).

Ummul Mukminin, ’Aisyah radliallahu ‘anha ketika mendengar ayat ini, beliau merasa heran dikarenakan tabiat asli manusia ketika telah mengerjakan suatu amal shalih, jiwanya akan merasa senang. Namun dalam ayat ini Allah ta’ala memberitakan suatu kaum yang melakukan amalan shalih, akan tetapi hati mereka justru merasa takut. Maka beliau pun bertanya kepada kekasihnya, Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أَهُمُ الَّذِينَ يَشْرَبُونَ الْخَمْرَ وَيَسْرِقُونَ

“Apakah mereka orang-orang yang meminum khamr dan mencuri?”

Maka rasulullah pun menjawab,

لَا يَا بِنْتَ الصِّدِّيقِ وَلَكِنَّهُمْ الَّذِينَ يَصُومُونَ وَيُصَلُّونَ وَيَتَصَدَّقُونَ وَهُمْ يَخَافُونَ أَنْ لَا يُقْبَلَ مِنْهُمْ أُولَئِكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ

”Tidak wahai ’Aisyah. Mereka adalah orang-orang yang berpuasa, menegakkan shalat dan bersedekah akan tetapi mereka merasa takut amalan yang telah mereka kerjakan tidak diterima di sisi Allah. Mereka itulah golongan yang senantiasa berlomba-lomba dalam mengerjakan kebajikan.” (HR. Tirmidzi nomor 3175. Imam Al Albani menshahihkan hadits ini dalam Shahihut Tirmidzinomor 2537).

Layaknya siswa ketika akan menghadapi ujian nasional, ketika rasa takutnya muncul maka ia menggenjot usaha untuk terus belajar dan belajar

Alumni ramadhan yang takut serta khawatir maka ia akan meneruskan estafet ibadahnya dengan ibadah kembali.

🎿 Banyak amalan yang sudah menanti, puasa syawal, membaca Al Quran dll

دثروني بطيب دعائكم

Selimuti kami dalam hangatnya doa kalian

🎿☘🎿☘🎿☘🎿☘🎿

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

☝SYAMEELA : Deliver The Truth Of Islam

Ajak Keluarga & Sahabat Bergabung :bbh

📱Telegram Channel : @Oemita_Syameela ▶ KLIK : https://goo.gl/tnoGcI

👥 Grup WA :
    🔹081316000619 (ikhwan)
    🔹0811188734   (akhwat)

💥Website :
      www.syameela.com
جزاك الله خيرا
بارك الله فيك

Ayat Tentang Mengerjakan Shalat dan Menunaikan Zakat

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal shalih, melaksanakan shalat dan menunaikan ZAKAT, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati."
(QS. Al-Baqarah Ayat 277)

Beribadah Menghidupkan Ramadhan

"Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadist Mencari Rezeki Halal

“Barangsiapa mencari rezeki yang halal dengan niat untuk menjaga diri supaya tidak minta-minta, dan berusaha untuk mencukupi keluarganya, serta supaya dapat ikut berbelas kasih (membantu tetangganya), maka kelak dia akan bertemu Allah (di akhirat) sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama,”  (HR. Thabarani).

Kisah Raja dan Pelayan

Ada seorang Raja yang mempunyai seorang pelayan, yang dalam setiap kesempatan selalu berkata kepada sang Raja: "Yang Mulia, jangan khawatir, karena segala sesuatu yang dikerjakan Allah adalah sempurna, Ia tak pernah salah."
🌴🌾🌿🌵🍁
Suatu hari, mereka pergi berburu, pada saat mana seekor binatang buas menyerang sang Raja. Si pelayan berhasil membunuh binatang tersebut, namun tidak bisa mencegah Rajanya dari kehilangan sebuah jari tangan.
🌴🌾🌿🌵🍁
Geram dengan apa yang dialaminya, tanpa merasa berterima kasih, sang Raja berkata, "Kalau Allah itu baik, saya tidak akan diserang oleh binatang buas dan kehilangan satu jari saya..!"
🌴🌾🌿🌵🍁
Pelayan tersebut menjawab, "Apapun yang telah terjadi kepada Yang Mulia, percayalah bahwa Allah itu baik dan apapun yang dikerjakanNya adalah sempurna, Ia tak pernah salah."
🌴🌾🌿🌵🍁
Merasa sangat tersinggung oleh respon pelayannya, sekembalinya ke istana, sang Raja memerintahkan para pengawalnya untuk memenjarakan si pelayan. Sementara dibawa ke penjara, pelayan tersebut masih saja mengulangi perkataannya: "Allah adalah baik dan sempurna adanya."
🌴🌾🌿🌵🍁
Dalam suatu kesempatan lain, sang Raja pergi berburu sendirian, dan karena pergi terlalu jauh ia ditangkap oleh orang-orang primitif yang biasa menggunakan manusia sebagai korban.
🌴🌾🌿🌵🍁
Diatas altar persembahan, orang-orang primitif tersebut menemukan bahwa sang Raja tidak memiliki jari yang lengkap. Mereka kemudian melepaskan Raja tersebut karena dianggap tidak sempurna untuk dipersembahkan kepada dewa mereka.
🌴🌾🌿🌵🍁
Sekembalinya ke istana, sang Raja memerintahkan para pengawal untuk mengeluarkan si pelayan dari tahanan, dan Raja itu berkata: "Temanku.. Allah sungguh baik kepadaku. Aku hampir saja dibunuh oleh orang primitif, namun karena jariku tidak lengkap, mereka melepaskanku."
Tapi aku punya sebuah pertanyaan untukmu. "Kalau Allah itu baik, mengapa Ia membiarkan aku memenjarakanmu ?
🌴🌾🌿🌵🍁
Sang pelayan menjawab: "Yang Mulia, kalau saja baginda tidak memenjarakan saya, baginda pasti sudah mengajak saya pergi berburu, dan saya pasti sudah dijadikan korban oleh orang-orang primitif sebab semua anggota tubuh saya masih lengkap."
🌴🌾🌿🌵🍁
Semua yang dikerjakan Allah adalah sempurna, Ia tak pernah salah. Seringkali kita mengeluh mengenai hidup kita, dan pikiran negatif pun membunuh pikiran kita yang positif
🌴🌾🌿🌵🍁
Marilah berpikir positif dan percayalah akan kebaikan Allah setiap saat.
🌴🌿🌾🌵🍁
Allah pasti tahu mengapa Ia memilihmu untuk membaca pesan ini. Berbagilah dengan orang-orang yang anda kenal.
🌴🌿🌵🌻🌹
Selamat berbaik sangka kepada Allah, atas segala kejadian & keadaan hidup kita..

Pecel Lele

Kisah ini saya kutip dari buku ”Bahagianya Merayakan Cinta” karya Salim A Fillah.

Suatu hari ada seorang lelaki, yang ikut antri di warung pecel lele di daerah Monjali (Jogja).

Mendung bergantung sore itu, dan warna hitam yang menyeruak di barat mulai bergerak mendekat. Dia, berkaos putih yang leherannya mulai geripis, dikepalanya ada pecis putih yang kecil, dan celananya beberapa senti diatas mata kaki. Sandal jepit swallow yang talinya hampir putus nyangkut diantara jempol dan jari kakinya. Seperti yang lain ia juga memesan, ”Pecel Lele, Mas!” ”Berapa?” Tanya Mas penjual yang asyik menguleg sambal terasi sambil sesekali meraih sothil besar untuk membalik gorengan lele di wajan raksasa.

Gemuruh bunyi kompor mengharuskan orang berbicara sedikit lebih keras. ”Satu. Dibungkus..” Perlahan tangannya merogoh saku celana, lalu duduk sembari menghitung uangnya.

Malu malu, tangannya dijorokkan sedikit ke bawah meja. Uang pecahan ratusan sudah disatukan dengan selotip bening per sepuluhan keping, pas jumlahnya sesuai harga. ”Nggak makan sini aja Mas? Takut keburu hujan ya?” ”Hihi, buat Istri” ”Oo..” Selesai perjalanan dibungkus, bersamaan dengan bunyi keritik yang mulai menggambar titik-titik basah di tenda terpal milik Mas Pecel Lele.

Agak berlari ia keluar, tetapi melebatnya sang hujan jauh lebih cepat dari tapak-tapak kecilnya. Khawatir pecel lele untuk istri tercinta yang hanya dibungkus kertas akan berkuah, ia selipkan masuk ke perutnya. Bungkusan itu ia rengkuh erat dengan tangan kanan, tersembunyi dibalik kaos putih yang mulai transparan disapu air. Tangan kirinya keatas, mencoba melindungi kepalanya dari terpaan ganas hujan yang tercurah memukul-mukul.

Saat itu ia sadar, ia ambil pecisnya. Ia pakai juga untuk melapisi bungkusan pecel lele. Huff, lumayan aman sekarang. Tetapi 3 kilometer bukanlah jarak yang dekat untuk berjalan ditengah hujan, bukan?

~

Sahabat, apa perasaan anda ketika membaca kisah lelaki ini? Kasihan. Iba. Miris. Sedih. Itu kan anda! Coba tanyakan pada laki-laki itu, kalau anda bertemu. Oh, sungguh berbeda. Betapa berbunga hatinya. Dadanya dipenuhi heroisme sebagai suami yang baru yang penuh perjuangan untuk membelikan penyambung hayat istri tercinta.

Jiwanya dipenuhi getaran kebanggaan, keharuan, dan kegembiraan. Kebahagiaan seolah tak terbatas, menyelam begitu dalam di kebeningan matanya. Ia membayangkan senyum yang menantinya, bagai bayangan surga yang terus terhidupkan di rumah petak kontrakannya.

Ditengah cipratan air dari mobil dan bus kota yang bersicepat, juga sendalnya yang putus lalu hilang ditelan lumpur becek, ia akan tersenyum. Senyum termanis yang disaksikan jagad. Seingatnya, ia belum pernah tersenyum semanis itu saat masih membujang.

Subhanallah....
Sahabat, Begitulah, karena ada konsep barokah, kita tidak diperkanankan mengukur badan orang dengan baju kita sendiri. Pada pemandangan yang tak tertembus oleh penilaian subjektif kita itu, daripada berkomentar yang sifatnya ”iri tanda tak mampu” akan jauh lebih baik kita memuji Tuhan atas kebesaran-Nya.

Mudah-mudahan Tuhan meluaskan barakah itu hingga kitapun merasainya.

Rabu, 27 Juli 2016

Nikmat Allah Lebih Banyak Daripada Keluhan Kita


Kita Akan Dimatikan Sesuai Kebiasaan Kita


Sebarkanlah Ilmu


Seandainya Dosa Berwujud


Berusaha, Berdoa, Jujur, Ikhlas


Membaca Al Quran Selepas Maghrib dan Subuh


Tentang Rejeki


Nasihat Buya Hamka


Qoran and Treasures Inside It


Jelang 100 Tahun

by : Asep Muhidin                 

1. Tahun 2023 tinggal 7 tahun lagi. Bagi perjalanan sebuah peradaban, ini adalah waktu yg sangat singkat.

2. Ada apa di 2023? Jika berumur panjang, aamiin, berarti di tahun 2023 usia saya sudah lebih dari kepala 4. Usia kematangan biologis, psikis, dan fisik seorang LAKI-LAKI. Wew..... :D

3. Halah.... abaikan point no.2
                
4. Tahun 2023 adalah penghujung dari 100 tahun kemerosotan (institusi) politik Islam, yakni runtuhnya Kekhalifahan Utsmani di Turki ditangan seorang pengagum sekulerisme, mustaha kamal attaturk.            

5. Angka 100 tahun memiliki makna tersendiri bagi kita, ummat Islam. Karena rasulullah saw pernah bersabda:

“Sesungguhnya Allah akan mengutus untuk umat ini di dalam setiap penghujung seratus tahun seorang pembaharu dalam perkara agama-Nya.”
                          
6. Hadits diatas memang tidak menyebut secara spesifik ttg siapa dan berasal dari mana sang 'pembaharu' (mujaddid) itu berasal; dan juga tidak menyebut secara spesifik ttg perkara apa dalam agama ini yg diperbaharui. Karena saking luasnya perkara kehidupan yg diatur oleh Islam ini.
                 
7. Maka oleh sebab itu, terbuka peluang bagi siapapun utk masuk sbg nominator hadits diatas, asalkan ia memilki TEKAD yg kuat dan kejelasan LANGKAH dalam mewujudkannya.

Ketik : REG (spasi) MUJADDID. Kirim ke 2023 :)

8. Sama halnya spt hadits prediksi kenabian yg lain. Ketika rasul ditanya ttg 2 kota "megapolitan" yg akan ditaklukan.
                    
"Dua kota ini manakah yang dibuka lebih dulu: Konstantinopel atau Rumiyah? Rasul menjawab, “Kota Heraklius dibuka lebih dahulu.” Yaitu: Konstantinopel.
(HR. Ahmad, ad-Darimi, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)

9. Selama 800 tahun sejak rasul menyampaikan kabar tsb, tidak ada satupun kaum muslimin yg mengetahui: siapa dan berasal dari manakah sang penakluk konstatinopel (sekarang Istanbul di Turki) dimaksud?             

10. Bermodal keyakinan yg kuat atas janji sang Rasul, maka visi penaklukan dicanangkan, agenda2 kerja dilaksanakan. Semangat ini terus diturunkan dari generasi ke generasi.

11. Demikian pula dgn Muhammad al-Fatih (khalifah Utsmani ke-8) dan pasukannya. Mrk tak pernah mengira jika kemudian ditangan merekalah kabar sang Rasul terwujud. Menjadi sebaik-baiknya pemimpin dan sebaik-baiknya pasukan. Spt sabda sang rasul.
                        
12. Saya yakin Erdogan dan pendukungnya punya keyakinan yg sama dgn para pendahulunya ttg kabar2 dari sang rasul. Mereka mewarisi sejarah dan semangat "Al-Fatih" (Pembebas).

13. Itulah sebabnya Turki merupakan satu2nya negara di dunia yg secara jelas dan spesifik mencanangkan tahun 2023 (penghujung 100 tahun keruntuhan khilafah) sebagai tahun kebangkitanya, yakni lahirnya Turki Baru sebagai kekuatan politik dan ekonomi NOMOR SATU di dunia. Neo-Ottoman.

14. Tokoh 'Mujaddid' sebagaimana dimaksud hadits diatas tentu bukanlah sosok asing yg tiba-tiba muncul dari negeri antah berantah, atau tiba-tiba turun dari langit, atau muncul dari tanah. Atau muncul dari persembunyiannya selama ini. Ciluuuuk....baaa :p

15. Tapi ia haruslah sosok yg kita kenali. Kita lihat kesehariannya. Kita saksikan kebaikannya. Senantiasa berfikir, bekerja dan hadir di tengah-tengah ummat, jauh melampaui sekat geografis dan batas teritori.

16. "Dimana adzan berkumandang, disitulah tanah airku." Ucapan Erdogan yg sangat terkenal, yg menggambarkan betapa ia senantiasa memikirkan negeri2 muslim, sekaligus menggambarkan visi politik luar negerinya.

17. Erdogan layak masuk nominasi politisi 'Mujaddid' tiap 100 tahun. Toh tidak ada yg tahu. Siapa tahu memang beliau? Aamiin

18. Atau jika tidak setuju, sebut satu nama, siapa pemimpin muslim yg pantas mucul pasca 100 tahun keruntuhan khilafah?
Joko? Ciyus loe?                 

19. Apa yg telah dilakukan joko utk dunia Islam? Apa pernah joko menaruh perhatian pada persoalan Suriah, Palestina (pernah sih... waktu debat capres), Khasmir, Rohingya, atau muslim Uighur di cina (beugh....bisa diomelin sang tuan)?

20. Baru2 ini saja, anak buah joko di PBB justru bersikap abstain soal pelanggaran HAM di suriah.
(Gak ada beritanya di media2 mainstream).
                                 
http://islamedia.id/mengecewakan-perwakilan-indonesia-di-pbb-abstain-saat-voting-pelanggaran-ham-suriah/

21. Dah ahh... males banget ngomongin dia. Toh pendukungnya sendiri yg selalu bilang: "ngapain ngurus negara lain, urus negara sendiri aja blm beres."                
                       
22. Tanpa sadar, kalimat tsb justru menunjukan bhw joko memang bukan pemimpin kelas dunia. (Kata pendukungnya, loh ya...)

23. Keyakinan saya pada sosok Erdogan semakin kuat ketika melihat betapa bernafsunya musuh2 Erdogan utk menjatuhkan dirinya.
                        
24. Keberadaaan musuh itu diperlukan guna melihat dimanakah posisi kita berada? Krn tidak ada wilayah abu2 di dunia ini.

"Dan demikianlah untuk setiap Nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin ...."
(QS Al-An'am : 112)

25. Jika nabi saja punya musuh, maka para pengikut jalan kenabian juga harus siap dengan resiko yg sama.
                            
26. Musuh2 Erdogan, utamanya dari kalangan yahudi dan nasrani, percaya dan meyakini kebenaran hadits2 prediksi rasul, sebagaimana mereka percaya bahwa batu dan pohon (gharqad) yg akan berbicara saat perang akhir zaman.

27. Mereka tau bahwa Muhammad bukanlah sosok pendusta. Mereka yakin dgn semua prediksi sang nabi, termasuk ttg akan datangnya sosok pembaharu di setiap 100 tahun periode kehidupan ummat Islam.

28. Segala cara akan mereka lakukan utk menjegal siapapun yg akan mewujudkan prediksi sang nabi tsb. Dan kebetulan saat ini, Erdogan-lah yg mereka pandang paling siap melalui visi 2023 nya.
                          
29. Makanya Erdogan harus dihentikan. Dengan cara apapun. Melalui tangan siapapun.

30. Tapi saya justru melihat bahwa serangan2 yg dialamatkan kpd Erdogan dan rakyat Turki secara keseluran, baik melalui teror bom maupun percobaan kudeta, adalah tarbiyah dari Allah swt.

31. Kita percaya bahwa beban itu diberikan sesuai levelnya. Sesuai kapasitasnya. (QS. Al-baqarah 286)

32. Mereka yg akan menanggung beban ummat harus bisa terlebih dulu melewati beban dirinya sendiri.

33. Dan hari-hari belakangan ini, kita saksikan rakyat Turki sedang dilatih utk menyelesaikan tantangan2 internalnya, sekaligus membersihkan "duri dalam daging" dari diri mrk sendiri.
                         
34. Mereka yg dapat lolos dari tantangan2 internalnya, akan dapat lebih mudah saat menghadapi tantangan2 eksternalnya nanti.


35. Selamat kpd Erdogan dan rakyat Turki. 7 tahun lagi bukan waktu yg lama.

Selasa, 26 Juli 2016

Kisah Haru Rasul SAW Bersama Anak Yatim di Saat Lebaran

Dari eramuslim.com

Hari raya Idul Fitri tidak hanya dirayakan dengan bersenang-senang namun bisa juga dirayakan dengan berbagi. Seperti yang dilakukan Rasulullah di hari lebaran kepada seorang anak yatim.

Dikisahkan saat semua orang bergembira menyambut lebaran, terdapat lah seorang gadis kecil di sudut jalan Kota Madinah dengan pakaian lusuh. Seorang diri, dia tampak menangis tersedu-sedu.

Rasulullah melihat gadis itu, lantas menghampirinya. “Anakku, mengapa kamu menangis? Hari ini adalah hari raya bukan?”, kata Rasulullah dikutip dari laman Rumah Yatim dan Dhuafa, Rabu (15/7).

Dengan suara lirih, gadis itu bercerita kepada Rasulullah SAW. “Pada hari raya yang suci ini semua anak menginginkan agar dapat merayakannya bersama orang tuanya dengan berbahagia. Anak-anak bermain dengan riang gembira. Aku lalu teringat pada ayahku, itu sebabnya aku menangis. Ketika itu hari raya terakhir bersamanya. Ia membelikanku sebuah gaun berwarna hijau dan sepatu baru. Waktu itu aku sangat bahagia.”

“Lalu suatu hari ayahku pergi berperang bersama Rasulullah. Ia berjuang bersama Rasulullah Saw bahu-membahu dan kemudian ia meninggal. Sekarang ayahku tidak ada lagi. Aku telah menjadi seorang anak yatim. Jika aku tidak menangis untuknya, lalu siapa lagi?”.

Hati Nabi langsung terenyuh, sambil membelai rambut anak itu, Nabi berkata, “Anakku, hapuslah air matamu. Angkatlah kepalamu dan dengarkan apa yang akan kukatakan kepadamu. Apakah kamu ingin agar aku menjadi ayahmu? Dan apakah kamu juga ingin agar Fatimah menjadi kakak perempuanmu. dan Aisyah menjadi ibumu. Bagaimana pendapatmu tentang usul dariku ini?”

Gadis kecil itu langsung berhenti menangis. Dia tatap lekat-lekat Rasulullah dan memastikan bahwa di hadapannya adalah seorang utusan Allah. Anak yatim itu kaget sekaligus bahagia sampai bibirnya tidak bisa berucap dan hanya menganggukan kepala.

Rasulullah pun menggandeng tangan mungilnya ke rumah Aisyah. Sesampai di rumah Rasulullah sendiri yang menyisirnya dan membersihkan badannya dengan penuh kasih sayang.

Dibantu Fatimah, gadis itu dipakaikan baju bagus dan diberi makanan serta uang saku. Dia lalu dipersilakan untuk bermain dengan teman sebayanya.

Teman-teman gadis itu bertanya, “Gadis kecil, apa yang telah terjadi? Mengapa kamu terlihat sangat gembira?”

Dengan senyum mengembang, gadis kecil itu menjawab, “Akhirnya aku memiliki seorang ayah! Di dunia ini, tidak ada yang bisa menandinginya! Siapa yang tidak bahagia memiliki seorang ayah seperti Rasulullah? Aku juga kini memiliki seorang ibu, namanya Aisyah, yang hatinya begitu mulia. Juga seorang kakak perempuan, namanya Fatimah. Ia menyisir rambutku dan mengenakanku gaun yang indah ini. Aku merasa sangat bahagia, dan ingin rasanya aku memeluk seluruh dunia beserta isinya.(rz)

InsyaAllah !!!

Aamilatun Naashibah

Kita sering membaca alqur'an ayat ke 3 surah Al-Ghosyiyah.

Mari kita perhatikan sisi lain dari penjelasan ayat yang sangat menggugah itu.
Allah Ta'ala berfirman:
عاملة ناصبة
('aamilatun naashibah)

Artinya:
"Amal-amal yang hanya melelahkan."

📝Rangkaian ayat di awal surah ini bercerita tentang neraka dan para penghuninya.

Ternyata salah satu penyebab orang dimasukkan ke neraka adalah amalan yang banyak dan beragam, tapi penuh cacat; baik motif dan niatnya, maupun kaifiyat (tata cara) yang tidak sesuai dengan sunnah Rasulullah shalallohu 'alaihi wassalam

Astaghfirullah… 😭

🔎 Sahabat Umar bin Khathab  radhiyallahu 'anhu selalu menangis ketika mendengar ayat ini dibacakan.

📜 Suatu hari Atha' As-Salami   seorang Tabi`in yang mulia, bermaksud menjual kain yang telah ditenunnya kepada penjual kain di pasar. Setelah diamati dan diteliti 🔎 secara seksama oleh sang penjual kain, sang penjual kain mengatakan..
"Ya Atha', sesungguhnya kain yang kau tenun ini cukup bagus, tetapi sayang ada cacatnya sehingga saya tidak dapat membelinya."

⚡Begitu mendengar bahwa kain yang telah ditenunnya ada cacat, Atha' termenung lalu menangis 😭

Melihat Atha' menangis, sang penjual kain berkata..
"Atha' sahabatku, aku mengatakan dengan sebenarnya bahwa memang kainmu ada cacatnya sehingga aku tidak dapat membelinya.Kalaulah karena sebab itu engkau menangis, maka biarkanlah aku tetap membeli kainmu dan membayarnya dengan harga yang pas."

📌Kemudian Atha' menjawab tawaran itu..
"Wahai sahabatku, engkau menyangka aku menangis disebabkan karena kainku ada cacatnya? ketahuilah, sesungguhnya yang menyebabkan aku menangis bukan karena kain itu.

Aku menangis disebabkan karena aku menyangka bahwa kain yang telah kubuat selama berbulan-bulan ini tidak ada cacatnya, tetapi di mata engkau sebagai ahlinya, ternyata kain itu ada cacatnya.

⚡Begitulah aku menangis kepada Allah dikarenakan aku menyangka bahwa ibadah yang telah aku lakukan selama bertahun- tahun ini tidak ada cacatnya, bisa jadi mungkin di mata Allah ibadahku penuh cacat dan cela 😭

Itulah yang menyebabkan aku menangis."

📌 Semoga kita menyadari sedini mungkin tentang amal yang kita lakukan apakah sudah sesuai dengan tuntunan Rasulullah ataukah tidak. Hanya dengan ilmu-lah kita akan mengetahui dimana letak kekurangan amal kita.

Maka, bukan hanya beramal dengan sebanyak-banyaknya, tapi juga beramal dengan sebenar-benarnya dan berkualitas.
----------------------------------------------------------------------------------
Karena syarat diterimanya amal ibadah adalah ketika amal itu ikhlas karena Allah dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam.
-----------------------------------------------------------------------------------
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
===============
Sumber:
Mawadah Center L hembaga Konsultasi Keluarga Sakinah dan Syariat Islam

via. Perbanyak Mengingat Pemutus Kelezatan

Mengapa Kudeta Militer di Turki gagal hanya dalam 5 jam ? - Kudeta Turki 16 Juli 2016

1. Sebelum Erdogan muncul, belum ada sama sekali rakyat yang berkumpul turun ke jalan-jalan. Mereka semua hanya dalam posisi “menonton”.

Kemudian tampillah Erdogan berbicara kepada rakyatnya melalui telepon, dan video/gambar ini segera tersebar, dimana sang pemimpin dengan jelas meminta rakyat untuk turun melawan kudeta. Situasi berubah 180 derajat, rakyat turun memenuhi jalan-jalan dan mengepung kendaran-kendaraan militer sehingga gagal digerakkan.

2. Erdogan dan partainya mampu membangun loyalitas dan kepercayaan pada dirinya di dalam internal militer dan pemerintahan, ia memiliki pengaruh yang kuat dalam militer.

3. Berlanjut dengan statemen-stateman dari pemimpin Turki, bahkan juga pihak oposisi, yang menjadikan rakyat semakin yakin bahwa jumlah kudeta adalah kelompok kecil yang bisa diatasi.

4. kesimpulannya : Statemen tegas pemimpin yang memberikan arahan pada rakyat apa yg harus dilakukan + kokohnya militer yang mendukung legalitas pemerintahan + rakyat yang sadar dan peduli, serta kondisi perpolitikan yang penuh mendukung Erdogan dan negara, menjadikan kudeta ini gagal hanya dalam 5 jam saja.

dari : FB Dr. Ali Syalabi (pakar sejarah dan penulis buku-buku siroh)

Semoga kita bisa mengambil pelajaran

Kronologi Kudeta Turki (Ust Itang) - Kudeta Turki 16 Juli 2016

[16/7 06.32] Ustad Itang: 01.46:
Di jalan utama Vatan Caddesi, 4 tank telah berhasil dikeluarkan. Senjata yang ada di tangan tentara telah diamankan. Rilis resmi dari pemda Istanbul.

01.43:
Gelombang masyarakat Turki yang keluar rumah semakin membesar. Mereka mengarah ke lokasi yang diduduki sekelompok kecil militer.

01.41:
Seorang kolonel dan 3 tentara pendukung kudeta ditangkap kepolisian Istanbul.

01.40:
Di kantor-kantor pemerintahan yang diduduki kelompok kecil militer, mereka diusir oleh rakyat Turki. Tentara yang mendukung kudeta diarak keluar gedung.

01.37:
Angkatan Laut Turki TIDAK MENDUKUNG KUDETA.

01.35:
Di masjid-masjid dikumandangkan TAKBIR.

01.34:
Kudeta ini dilakukan oleh KELOMPOK KECIL MILITER. Militer Turki secara umum tidak melakukan kudeta dan TIDAK MENDUKUNG KUDETA. (sumber: tv)

01.31:
Pimpinan Tertinggi Militer Umit Dundar menyatakan Militer tidak mendukung kudeta.

01.29:
1) Kudeta ini dilakukan kelompok kecil militer.
2) Tidak semua Angkatan ikut serta, bahkan menolak.
3) Masyarakat Turki mayoritas menolak.
4) Para pimpinan politik, sekalipun oposisi ikut menolak kudeta.
5) Dicurigai dilakukan oleh pendukung "paralel yapı".
6) Jembatan Bosphorous sudah dibuka kembali.
7) Ada tembakan dan ledakan.
8) Posisi krusial di Istanbul dan Ankara.
[16/7 06.33] Ustad Itang: قناة الجزيرة:
عاجل |
رجب طيب أردوغان مبتسما : انا اقرا كل يوم قول الله:
(كلا ان معي ربي سيهدين)
لهذا انا لست مرتبكا..
[16/7 06.33] Ustad Itang: http://gate.ahram.org.eg/News/1167677.aspx

Masjid2 Turky kumandangkan azan d luar waktu shalat ... dukungan u Erdogan
[16/7 06.33] Ustad Itang: Rakyat Turki spontan menyambut seruan Erdogan utk keluar rumah menuju lokasi lokasi para pemberontak. Dan rakyat Turki berhasil menggagalkan Kudeta militer ini. Allaahu Akbar.
[16/7 06.33] Ustad Itang: Saat ini waktu di Turki sekitar jam 2 pagi. Artinya rakyat mulai keluar rumah mereka saat menjelang tengah malam. Saat2 biasanya orang bersiap2 istirahat malam. Luaaar Biasaa. Apa yg membuat mereka mau spontan merespon seruan pemimpinnya? Ini bukan kerja sehari dua hari.

Mereka mau spontan keluar rumah dgn resiko terburuk mati.... Tapi tetap mereka lakukan. Luar biasa...,!

Ancaman Bagi yang Membatalkan Puasa Ramadhan Tanpa Udzur

✍🏻 Dari Abu Umamah Al-Bahili Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

🍃 بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ أَتَانِي رَجُلَانِ فَأَخَذَا بِضَبْعَيَّ فَأَتَيَا بِي جَبَلًا وَعْرًا فَقَالَا لِي: اصْعَدْ حَتَّى إِذَا كُنْتُ فِي سَوَاءِ الْجَبَلِ فَإِذَا أَنَا بِصَوْتٍ شَدِيدٍ فَقُلْتُ: مَا هَذِهِ الْأَصْوَاتُ؟ قَالَ: هَذَا عُوَاءُ أَهْلِ النَّارِ, ثُمَّ انْطَلَقَ بِي فَإِذَا بِقَوْمٍ مُعَلَّقِينَ بِعَرَاقِيبِهِمْ مُشَقَّقَةٍ أَشْدَاقُهُمْ تَسِيلُ أَشْدَاقُهُمْ دَمًا, فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ؟ فَقِيلَ: هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يُفْطِرُونَ قَبْلَ تَحِلَّةِ صَوْمِهِمْ, ثُمَّ انْطَلَقَ بِي فَإِذَا بِقَوْمٍ أَشَدِّ شَيْءٍ انْتِفَاخًا وَأَنْتَنِهِ رِيحًا وَأَسْوَئِهِ مَنْظَرًا, فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ؟ قِيلَ: الزَّانُونَ وَالزَّوَانِي

🍃 “Ketika aku tidur, (aku bermimpi) melihat ada dua orang yang mendatangiku, kemudian keduanya memegang lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Mereka mengatakan, ‘Naiklah!’ Ketika aku sampai di atas gunung, tiba-tiba aku mendengar suara yang sangat keras. Aku pun bertanya, ‘Suara apakah ini?’ Mereka menjawab, ‘Ini adalah teriakan penghuni neraka.’ Kemudian mereka membawaku melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba, aku melihat ada orang yang digantung dengan mata kakinya (terjungkir), pipinya sobek, dan mengalirkan darah. Aku pun bertanya, ‘Siapakah mereka itu?’ Kedua orang ini menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum waktunya (meninggalkan puasa).’ Mereka membawaku melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba ada beberapa orang yang badannya bengkak, baunya sangat busuk, dan wajahnya sangat jelek. Aku bertanya, ‘Siapa mereka?’ Kedua orang itu menjawab, ‘Mereka para pezina lelaki dan wanita’.”

[HR. Ibnu Hibban, no. 7491; Al-Hakim, no. 2837; Ibnu Khuzaimah, no. 1986; dinilai sahih oleh banyak ulama, di antaranya Al-Albani dan Al-A’dzami]

📌 Hadits di atas merupakan ancaman sangat keras yang Allah tujukan untuk orang yang sengaja meninggalkan puasa ramadhan, baik tidak puasa dari awal atau membatalkan puasa tanpa sebab yang benar. Kerasnya hukuman untuk orang yang melanggar larangan ini menunjukkan bahwa meninggalkan puasa ramadhan atau membatalkannya adalah DOSA BESAR.

Perbedaan Kita dan Orang Shalih

Jika Imam Syafi’i merasa mendapat bencana saat melihat betis gadis yang tak sengaja tersingkap.
Namun kita malah merasa mendapat nikmat meski tak diungkap.

-Jika Umar menginfakkan kebun yang membuatnya ketinggalan shalat ashar.
Kita malah biasa saja berulang kali tertinggal meski azdan terdengar.

-Jika Urwah bin Zubair tak terganggu salatnya saat pisau bedah mengamputasi kaki.
Kita bahkan terganggu hanya karena nyamuk yang menggigit ibu jari.

-Jika Nabi Ibrahim as. sangat menyesal karena pernah berbohong meski seumur hidup hanya tiga kali.
Kita malah santai saja meski jumlah dusta sudah tak terhitung lagi.

-Jika ‘Aisyah menyesali mengatakan “Shafiyah Si Pendek” yang bisa mengubah warna lautan.
Lalu bagaimana dengan gunjingan dari mulut kita ?. Mungkin bisa membuat seluruh samudra menjadi busuk dan pekat kehitaman.

-Jika Umar bin Abdul Azis bergetar menahan istrinya berbicara di ruangan yang diterangi pelita minyak yang dibiayai negara.
Kita malah keasyikkan menggunakan fasiltas perusahaan seakan milik diri sendiri saja.

-Jika serpihan pagar kayu rumah orang yang dijadikan tusuk gigi bisa membuat “Sang Kyai” tertahan untuk masuk surga.
Kita malah woles saja menikmati mangga hasil jarahan kebun tetangga.

Sudah begitu … pede pula meminta surga.
Astaghfirullah!
Memang hari ini dunialah yang nyata dan akhirat hanya cerita.*
Namun sesudah mati, akhiratlah yang nyata dan dunia tinggal cerita.
Ya, Allah Ya Rabb Ampunilah hamba, Aamiin.

Misteri Sebuah Absensi

Seorang guru yang masuk kelas setiap pagi mengabsen murid-muridnya, yang barisan depan ini rajin semua. Datang duluan sebelum bel berdentang, duduk rapi siap menerima ilmu dan pelajaran..
Dari 40 siswa di kelas itu, tentulah tak semuanya tertib. Ada yang badung pastinya, datangnya sering telat, duduk seenaknya, berisik selama pelajaran berlangsung, bahkan cium tangan guru pun ogah-ogahan. Sombong, merasa sudah hebat, guru hanya dianggap formalitas pelengkap sekolah. Sekolah pun hanya dianggap beban..

Ada beberapa murid yang selain rajin tepat waktu, juga sangat dekat dengan guru itu. Mereka suka hadir ke rumah guru, sekedar untuk ngobrol, belajar tambahan, sambil membawakan cemilan dan makanan untuknya..
Jika suatu saat guru itu ditanya oleh kepada sekolah, siapa murid teladan di sekolah ini.. Pasti dia menjawab murid-muridnya yang rajin dan tertib belajarnya. Guru itu dengan mudahnya memberi nilai baik dan pujian untuk mereka.
Jika ada tawaran beasiswa, tentu murid-murid teladan itu yang diajukan namanya.
Jika ada tawaran studi banding gratis, tentu pastilah nama-nama murid teladan itu juga yang diajukannya..
Sebaliknya,
Pada murid yang bandel, badung, suka telat, tidak respek padanya, guru itupun bisa marah. Memberikan hukuman, dari mulai hardikan, jeweran, hingga pukulan ringan. Si guru yang sayang pada muridnya tidak mau membiarkan dia makin jatuh dalam kesalahan. Hukuman itu adalah untuk mengingatkan dia, agar mau berubah dan bisa berprestasi seperti murid lainnya. Sudah diingatkan tapi tetap ngeyel, badung dan bandel, maka jangan harap mendapatkan pembelaan dari gurunya. Siap-siap, seluruh angka di raport menjadi merah, bahkan bisa dikeluarkan dari sekolah.. Tinggal deh mewek sambil dadah dadah..

Kawanku..
Itu adalah sebuah logika sederhana dari seorang guru pada muridnya. Bayangkan jika Allah yang mengabsen kita, dan kita hanya cuek bebek saja..
Allah yang mengabsen?
Yess! Dialah Allah yang menciptakan kita, dan kelak pasti mematikan kita semua..
Haaaa..
Yess! 5 kali dalam sehari, wajib hukumnya.. Wajib itu adalah: jika dikerjakan mendapatkan pahala, jika ditinggal mendapatkan dosa!

Adzan berkumandang, sejak subuh hari masih gelap, hingga siang menjelang, sore datang, malam menyapa.. Allah datang mengabsen hamba-hambanya, seolah Dia berkata: "mana ini hamba-hambaKu, yang dulu hanya seonggok daging di perut ibu, Aku beri rejeki padanya hingga dia tumbuh, lahir, dewasa, apakah dia lupa?"

Berdirilah orang-orang yang konsisten absen datang tepat waktu di masjidnya. Allah kirimkan milyaran malaikat untuk mencatat dan merekamnya, juga memerintahkan malaikat-malaikat itu menjaga mereka..

Banyak kisah dari kawan-kawan saya, yang mengalami perubahan hidup setelah memperbaiki absen pada Tuhannya.
Adzan... Sholat!
Adzan... Sholat!
Adzan... Sholat!
Adzan... Sholat!
Adzan... Sholat!
bahkan ketika tidak adzan pun dia sholat, ketika matahari mulai bangkit sholat Dhuha dilakukannya,
ketika gelap malam sholat Tahajud dikerjakannya.
Seperti murid-murid teladan yang datang ke rumah gurunya diluar pelajaran sekolah.

Mereka seperti berprinsip: kerja adalah selingan menunggu waktu shalat..

Bagaimana Allah tidak cinta pada mereka? Seluruh absensi terisi penuh dengan tertibnya, tinggal Allah membalasnya dengan kemudahan dan kelapangan hidup, ketenangan hati dan limpahan rejeki..

Kawan saya usaha perkebunannya sukses sekali, sekali panen berton-ton buah itu dikirim ke berbagai negeri. Satu hal yang bikin saya iri, sering saya dapati sebelum adzan berbunyi mobilnya lebih dulu ada disamping masjid yang dia singgahi..

Kawan saya yang lain memberikan testimoni, ketika dulu sholat adalah hanya sisa-sisa dari waktunya, hidupnya berantakan termasuk bisnisnya. Ketika dia membiasakan sholat di awal waktu, berjamaah di masjid, Allah seperti mengirim malaikat untuk mengawalnya. Jadwal-jadwal pekerjaannya  tersusun rapi, selesai tepat waktu, pembayaran juga tepat waktu. Karyawan yang bermasalah makin berkurang, hutang pun akhirnya tiada.
Pekerjaan jauh di luar kota yang harusnya terjadwal melompat-lompat Senen-Kamis-Sabtu, tiba-tiba dicancle oleh 3 kliennya. Mereka meminta bertemu di hari Jumat-Sabtu saja. Padahal ketiga kliennya tidak saling kenal, tapi Allah yang mengaturkan waktunya hingga jadi ringkas dan efektif dikerjakan..
Wow! Kawan saya sampai sujud syukur mengalami kejadian-kejadian yang tak terduga.

Bagaimana dengan hamba yang badung, bandel, ngeyel, absen telat, hobi membantah, pura-pura budek, cuek bebek, sok pede bahwa dia akan hidup selamanya..

Hehe.. Yakin Allah itu Maha Pengasih dan Penyayang, kan itu janji Allah.. Tiap hari kita membacanya: Bismillahir Rahmanir Rahim.. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..
Wujud sayang Allah itu dengan "menjewer kita" agar kita kembali kepada Allah, jadi hamba yang tertib lagi.

Ada yang dijewer langsung..
Ada yang di'istijrad' dulu, dikasih harta kemewahan, kesenangan, baru deh dijewer banter banget sampai nangis aduh iyung.. aduh iyuuung..

Gampang kok ngenalin tanda-tanda kita dah dijewer Allah.. Usaha yang mulai bangkrut, ditipu orang, sering sial, kecelakaan kok datang beruntun, sakit kok gak sembuh-sembuh, hati yang selalu gelisah, pikiran yang selalu resah, dapat rejeki banyak tapi hilangnya juga banyak, anggota keluarga kita dapat musibah, kita yang terus-terusan susah, rumah tangga kayak neraka.. dan masih buanyaak lagi tanda-tandanya, kalo kita mau cukup dialog dengan hati terdalam, nanti hati itu akan jujur membenarkan..

Itulah sinyal, ketika kita hanya mengejar dunia.. Rejekinya dapat, tapi keberkahannya sirna..

Usai proses dijewer itu terjadi, Allah bakalan ngabsen lagi.. Adzan akan terus berkumandang setiap hari. Jelas banget ajakan Allah dalam panggilannya: Haiyalalfalaaaahhh.. Haiyalalfaalaaah..
"Mari menuju kemenangan! Mari menuju kemenangan!"
Kita diajak oleh Allah menjadi orang yang menang di kehidupan kita, menang melawan hawa nafsu, menang melawan semua masalah yang menghimpit hidup kita...

Caranya? Ya absen tepat waktu.. Ketika Allah sudah memanggil, ayo kita datangi, sambut panggilannya.. Rengkuh kasih sayangnya, Jangan lagi ditunda-tunda.
Pesan itu jelasss banget kok:
"Jadikan sabar dan SHOLAT sebagai penolongmu.." -QS Al Baqarah 153

Kawanku, nanti siang dan malam pasti ada panggilan absen lagi, mau ikutan mereka mendatangi atau terus acuh menghindari?
Kamu gak takut dijewer lagi?

Semoga tulisan ini bermanfaat ...
:)

Pesan dari DR. Zakir Naik

audara dan Sahabat Muslim semua..

✅Mohon..⬇
Jangan tulis TUHAN
 Mohon selalu Tulislah  "Allah"
Karena tidak ada penyebutan Tuhan pada Kitab suci Al-Qur'an.

Jangan katakan  "Mosque"
Selalu katakan "Masjid"
Karena Organisasi Islam telah menemukan bahwa arti Mosque itu, nyamuk.

Jangan tulis  "Mecca"
Selalu tulislah dengan benar
 "Makkah" karena
Mecca itu berarti Rumah Anggur

Jangan tulis "Mohd"
Selalu tulislah dengan lengkap
 "Muhammad" karena
Mohd berarti anjing yang bermulut besar.

✅ Jika anda punya paket (kuota),
✅ Tolong sampaikan hal ini ke Sahabat-Sahabat Muslim kita.

الرجاء ارسالها الى اصدقائك المسلمين

Populasi Muslim di Dunia, di masing-masing negara:

1⃣ Afghanistan 100%
2⃣ Albania 75%
3⃣ Algeria 99%
4⃣ Angola 25%
5⃣ Argentina 2%
6⃣ Australia 2.09%
7⃣ Azerbaijan 93%
8⃣ Bahrain 100%
9⃣ Bangladesh 85%
🔟 Bhutan 5%
1⃣1⃣ Brazil 0.6%
1⃣2⃣ Burma 10%
1⃣3⃣ Canada 1.48%
1⃣4⃣ Central African 55%
1⃣5⃣ China 11%
1⃣6⃣ Egypt 94%
1⃣7⃣ Ethiopia 65%
1⃣8⃣ Fiji 11%
1⃣9⃣ France 7%
2⃣0⃣ Georgia 11%
2⃣1⃣ Germany 3.4%
2⃣2⃣ Greece 1.5%
2⃣3⃣ Guinea 95%
2⃣4⃣ Guyana 15%
2⃣5⃣ Hongkong 1%
2⃣6⃣ India 14%
2⃣7⃣ Indonesia 85%
2⃣8⃣ Iran 99%
2⃣9⃣ Iraq 97%
3⃣0⃣ Israel 14%
3⃣1⃣ Italy 1%
3⃣2⃣ Japan 1%
3⃣3⃣ Jordan 95%
3⃣4⃣ Kenya 30%
3⃣5⃣ Kuwait 89%
3⃣6⃣ Lebanon 70%
3⃣7⃣ Libya 100%
3⃣8⃣ Maldives 100%
3⃣9⃣ Malaysia 52%
4⃣0⃣ Mauritius 19.5%
4⃣1⃣ Mayotte 99%
4⃣2⃣ Nigeria 75%
4⃣3⃣ Oman 100%
4⃣4⃣ Pakistan 97%
4⃣5⃣ Phillipines 14%
4⃣6⃣ Qatar 100%
4⃣7⃣ Romania 20%
4⃣8⃣ Russia 18%
4⃣9⃣ Saudi Arabia 100%
5⃣0⃣ Singapore 17%
5⃣1⃣ Somalia 100%
5⃣2⃣ Sri Lanka 9%
5⃣3⃣ Sudan 85%
5⃣4⃣ Syria 90%
5⃣5⃣ Tazakistan 85%
5⃣6⃣ Tanzania 65%
5⃣7⃣ Thailand 14%
5⃣8⃣ Tunisia 98%
5⃣9⃣ Turkey 99.8%
6⃣0⃣ UAE 96%
6⃣1⃣ UK 2.5%
6⃣2⃣ USA 3.75%
6⃣3⃣ Uzbekistan 88%

🏯 Dimana Rasul-Rasul itu berasal..???

🌠Adam (Alaihi Salam) - Sri Lanka
🌠Nooh (Alaihi Salam) - Jordan
🌠Shu'aib (Alaihi Salam) - Syria
🌠Saleh (Alaihi Salam) - Lebanon
🌠Ibrahim (Alaihi Salam) - Palestine and died in iraq
🌠Ismail (Alaihi Salam) - Saudi Arabia
🌠Yakoob (Alaihi Salam) - Palestine
🌠Yahya (Alaihi Salam) - Palestine
🌠Zakariya (Alaihi Salam) - Palestine
🌠Ishaq (Alaihi Salam) - Palestine
🌠Yusuf (Alaihi Salam) - Palestine
🌠Luuth (Alaihi Salam) - Iraq
🌠Ayub (Alaihi Salam) - Jordan
🌠Hoed (Alaihi Salam) - Yamen
🌠Nabi Muhammad (Shallallahu Alaihi Wasalam) - Saudi Arabia

Usia para Rasul

✅ Adam (Alaihi Salam) - 1000 Yrs
✅ Nooh (Alaihi Salam) - 950 Yrs
✅ Shu'aib (Alaihi Salam) - 882 Yrs
✅ Saleh (Alaihi Salam) - 586 Yrs
✅ Zakariyya (Alaihi Salam) - 207 Yrs
✅ Ibrahim (Alaihi Salam) - 195 Yrs
✅ Sulayman (Alaihi Salam) - 150 Yrs
✅ Ismail (Alaihi Salam) - 137 Yrs
✅ Yakoob (Alaihi Salam) - 129 Yrs
✅ Musa (Alaihi Salam) - 125 Yrs
✅ Ishaq (Alaihi Salam) - 120 Yrs
✅ Haroon (Alaihi Salam) - 119 Yrs
✅ Yusuf (Alaihi Salam) - 110 Yrs
✅ Isa (Alaihi Salam) - 40 Yrs
✅ NABI MUHAMMAD (Shallallaahu Alaihi Wasalam) - 63 Yrs

Tolong pesan ini jangan hanya disimpan di hp anda, sebarkanlah pengetahuan ini.

Tolong baca pesan ini sampai selesai.
Anda begitu susah meluangkan waktu untuk Allah; Tetapi Allah selalu mencintai dan memberkatimu. Allah selalu bersamamu. Saya berharap anda meluangkan 30 menit waktu anda dengan Allah hari ini.. Bukan sembahyang, hanya sekedar memujinya.

Hari ini saya ingin pesan ini telah melintasi dunia sebelum tengah malam. Bisakah anda membantu? Tolong jangan putus rantainya.
Allah selalu membantu anda pada semua hal yang anda butuhkan. Jadi tolong  tunda segala sesuatu dan jalankan hal ini. Jangan putus rantainya. Kirim pesan ini ke 14 teman dalam 10 menit.

Mengapa kita merasa ngantuk ketika Sholat? Tetapi tetap terjaga selama 3 jam pemutaran film.
Mengapa kita begitu bosan ketika memandangi Kitab Suci? Tetapi begitu santai ketika membaca buku-buku yang lain.

Mengapa Begitu mudah mengabaikan suatu pesan tentang Allah? Namun kita mudah menyampaikan pesan yang buruk/lucu.

Mengapa Masjid-Masjid itu jadi lebih kecil? Tetapi bar dan klub malam meluas.

Mengapa begitu mudah Mengidolakan (memuja) Selebriti? Tetapi sangat sulit akrab dengan hamba-hamba Allah yang salih?

Pikirkan tentang hal ini, Apakah Anda akan menyampaikannnya? Atau Anda akan mengabaikannya karena anda berpikir akan ditertawakan?

Sampaikan hal ini ke Seluruh teman/Kontak Anda.
Saya tahu, mungkin 80% diantara Anda tidak menyampaikan hal ini; Jadi, jadilah Anda diantara yang 20% yang mungkin menyampaikan.

Ingatlah; Allah (Subhanahu Wa Taala) Berfirman: Jika Kalian Mengingkariku di depan Teman-teman kalian, Aku akan Mengingkari kalian pada Hari Pembalasan.

Ketika satu pintu tertutup, Allah membukakan yang kedua; Jika  Allah telah membuka pintu-pintu untuk Anda, Kirimlah pesan ini untuk setiap orang  termasuk saya...

Allah tidak memiliki BLACKBERRY, Android, tapi Dia adalah Kontak Favorit saya...

Allah tidak ada di TWITTER, tetapi aku masih mengikutinya dan akan mengikutinya selamanya...

Allah tidak ada di WHATSAPP,  tapi Dia selalu online...
Jadi sekalipun tidak ada  INTERNET, Saya akan selalu terhubung dengannya...

Tolong sampaikanlah pesan ini ke seluruh kontak Anda sekarang!
Telah dikatakan bahwa ketika Malaikat Maut mengambil Ruh (nyawa) dari tubuh yang telah meninggal dunia….. itu adalah pengalaman yang sangat menyakitkan. Mereka berkata bahwa ketika Orang mati bangkit pada hari Qiyamat, pengaruh dari Ruh yang telah diambil akan tetap disana. Oleh karenanya, Allah telah memberitahukan kepada kita untuk membaca  Ayatul-Kursi setiap selesai Sholat Fardhu dan itu akan meneguhkan yang membacanya, Ruh mereka akan dicabut sebagaimana Anda mencabut sehelai rambut dari gundukan tepung. Akan begitu ringan rasanya, Masha Allah!

Semoga Allah Menyelamatkan kita dari segala macam rasa sakit dan mengizinkan kita Meninggal di atas Imaan di hati Kita dan menyelamatkan kita dari ‘Azabnya. Aamiin….

Tidak ada kata yang Seindah Allah.

Tidak ada Tauladan yang seindah Rasulullah (Shallallahu ‘Alaihi Wasallam).

Tidak ada Tuntunan seindah Islam.

Tidak ada nyanyian yang semerdu Adzan.

Tidak ada Darma seberarti Zakat.

Tidak ada ensiklopedi sesempurna Al-Qur'an.

Tidak ada Sembahyang sesempurna Salat.

Tidak ada diet sesempurna Puasa.

Tidak ada Pengembaraan sesempurna Hajji

Mari kita Wujudkan bahwa Islam itu selamanya Indah dan Sempurna,
Silahkan Sampaikan pesan ini untuk mendapatkan dari pertukaran Pengetahuan.

Ini sangat biasa diantara kita, sebagian besar kita berbicara pada waktu Adzan...

Baca ini..
Rasulullah yang mulia (Shallallahu Alaihi Wasallam) berkata, "Hentikan melakukan segala aktivitas selama mendengar ADZAN, meskipun sedang membaca Quran" Orang yang berbicara ketika Adzan tidak akan mudah untuk mengucapkan Kalimat Syahadat ketika meninggal.... Silahkan sampaikan pesan ini ke sesama Muslim ...

BACALAH DO’A INI UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK...
Allahumma-Inni-Alaa-Dzhikrika-wa Shukrika-wa-husni-ibaadatika.
Sebuah Do’a yang dahsyat telah dikirim kepada Anda. Apakah Anda berfikir Anda mesti lakukan ini? Bayangkanlah… jika 1000 orang membacanya karena Anda سُبْحَانَاللَّه ِ !!!
SubhaanLLaah!!!

Bangkitlah segera ketika Anda mendengar ADZAN, seperti ketika anda mendengar telephone Anda berdering❗

Bacalah AL QUR'AN dengan BENAR,
Seperti Anda membaca tulisan❗

Takutilah ALLAH, seperti Anda takut KEMATIAN❗

Ingatlah KEMATIAN, seperti Anda
      Mengingat Nama Anda❗

Berapa menit yang diperlukan Untuk mengerjakan setiap Sholat❗

"SUBUH" 4/6 Menit❗

"ZUHUR" 6/8 Menit❗

"'ASHAR" 6/8 Menit❗

"MAGHRIB" 5/7 Menit❗

"ISYAA' " 7/10 Menit❗

Total 28/39  Menit per hari dari 24 jam❓

Mari Pikirkan tentang hal ini, apakah kita betul-betul menghabiskan waktu kita demi kepentingan ALLAH❓

80% orang tidak ingin
 pesan ini, karena mereka mengingkari ajaran Islam.                 .                                   Semoga bermanfaat. Aamiin YRA ..

Siapa Sahabatmu?

Makanya, saya heran kenapa ada orang-orang yang enggan mencari sahabat yang bertaqwa?

Nggak ada resikonya, bahkan Sufyan ats-Tsauri mengatakan,

”Lebih baik punya musuh yang bertaqwa daripada teman yang fasik.”

Allahu Akbar...

Lebih baik punya musuh yang bertaqwa daripada teman yang fasik.

Kenapa?

Kalau kita bermusuhan dengan orang yang bertaqwa, enak.

Dia tidak akan mendzalimi kita, dia tidak akan menghalalkan segala cara.

Kalaupun diqishos, qishos yang sesuai dengan kesalahan kita.

Daripada kita punya teman yang fasik, jangan berharap banyak dengan teman yang fasik.

Kenapa demikian??

Rabbnya, Penciptanya saja dia maksiati.
 Apalagi kita, apa yang sudah kita berikan kepada dia?

Nggak ada !!

Rabbnya, Allah Subhaanahu Wata’ala yang memberikan mata, telinga, mulut, lisan, otak, jantung, ginjal.

Ginjal kita kalau tidak berfungsi kita harus beli di pasar graph, di atas 1 milyar. Allah kasih gratis, lalu dimaksiati??!!

Lalu kita punya harapan dengan orang seperti itu ?!!

Rabbnya saja, yang memberikan rezeki dikhianati oleh dia, dilanggar oleh dia, dikerjakan larangan-Nya oleh dia, lalu kita mengharapkan dia setia dengan kita?!!

Bagaimana mungkin?!!

Oleh karena itu, carilah orang-orang yang bertaqwa.

Dia akan berinteraksi dengan kita menggunakan dalil, bukan mengikuti hawa nafsu, bukan bermain dengan perasaan, bukan mengikuti ego, bukan mengikuti kemauan.

Dia akan memandang kita dengan objektivitas bukan dengan subjektivitas.

Apa alasan kita tidak mencari orang yang bertaqwa??

Jangan tertipu dengan euforia sementara, karena sahabat yang bertaqwa menawarkan kesetiaan, ketulusan, menawarkan akhlak yang mulia, menawarkan keimanan.

Dan ini yang harus kita cari, karena kita hidup di dunia hanya sementara.”

________

[ Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri ]

Dan Rasulullah Pun Menangis Terhadap perjuangan Perempuan

Suatu ketika Rasulullah SAW. pulang dalam keadaan sangat letih dari medan dakwah. Ketika hendak masuk rumah, Khadijah biasanya menyambut beliau berdiri di depan pintu. Ketika Khadijah hendak berdiri menyambut Suami tercinta, Rasulullah berkata: “Wahai Khadijah tetaplah di tempatmu.” Saat itu Khadijah sedang menyusui anaknya Fatimah yang masih bayi. Rasulullah faham dengan kesetiaan Khadijah, Rasulullah TAKJUB dengan pengorbanan Khadijah. Meskipun dalam keadaan LELAH menjaga rumah tangganya. Mekipun dalam keadaan LETIH dalam memelihara anaknya, Khadijah masih sempat menunjukkan KESETIANNYA kepada sang Suami walau dengan hal yang SEDERHANA. Bahkan seluruh harta bendanya diberikan kepada Nabi demi perjuangan Islam dan bahkan lebih dari itu, jiwa dan raganya diperuntukkan untuk Islam.

Tidak jarang Khadijah menahan lapar sambil menyusui anaknya Fatimah ra. Sehingga yang keluar bukan air susu lagi tapi DARAH yang keluar yang MASUK ke dalam MULUT Fatimah. Melihat Khadijah letih menyusui anaknya, Rasulullah mengambil Fatimah dan diletakkan di tempat tidurnya. Gantilah Rasulullah berbaring dipangkuan sang Istri. Karena Rasulullah begitu lelah dan letih dari mendakwahkan islam kepada umatnya yang menolak seruannya, beliaupun tertidur dipangkuan sang istri. Katika itulah khadijah dengan belaian kasih sayang membelai rambut Beliau. Tak terasa AIR MATA Khadijah al-Kubra menetes mengenai pipi Rasulullah SAW. Nabipun terjaga “Wahai Khadijah kenapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku, Muhammad? Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan, tetapi hari ini engkau telah dihina orang, semua orang telah menjauh darimu, seluruh harta bendamu habis. Adakah engkau menyesal bersuamikan aku, Muhammad?” Khadijah al-Kubra berkata, “Wahai suamiku, wahai Nabi Allah, bukan itu yang aku tangiskan. Dulu aku memiliki kemuliaan, kemuliaan itu aku serahkan untuk Allah dan Rasul-Nya. Dahulu aku memiliki kebangsawanan, kebangsawanan itupun aku serahkan untuk Allah dan Rasul-Nya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan, seluruh harta kekayaan itu aku serahkan untuk Allah dan Rasul-Nya. Wahai Rasulullah, sekarang ini aku tidak memiliki apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini.” “Wahai Rasulullah, sandainya aku telah MATI sedangkan perjuanganmu ini belum selesai, kemudian engkau hendak menyebrangi sebuah lautan, ..engkau hendak menyebrangi sebuah sungai dan engkau tidak menemukan satu perahu pun ataupun jambatan, maka engkau gali lubang kuburku, engkau gali kuburku, kemudian ambillah TULANG BELULANGKU, engkau jadikan jembatan sebagai jalan menyeberangi sungai itu untuk menemui umatmu.

"INGATKAN MEREKA AKAN KEBESARAN ALLAH.
INGATKAN MEREKA PERKARA YANG HAQ.
AJARKAN MEREKA SYARI'AT ISLAM WAHAI...RASULULLAH.”

DAN RASULULLAH PUN MENANGIS.

This Too Shall Pass

Pada suatu hari, seorang yg bijak meminta kepada seorang tukang emas yang sudah tua renta untuk membuat cincin dan menuliskan sesuatu di dalamnya.
Sang bijak berpesan, "Tuliskanlah sesuatu yang bisa di simpulkan dari seluruh pengalaman dan perjalanan hidupmu supaya bisa menjadi pelajaran bagi hidupku."

Berbulan-bulan si tukang emas yang tua membuat cincin tersebut merenung... kalimat apa yang patut diukir di cincin emas yang kecil itu.
Akhirnya, si tukang emas mengukir sepotong kalimat, dan menyerahkan cincinnya pada sang bijak.

Dengan tersenyum,
sang bijak membaca tulisan kecil di cincin itu.
Bunyinya,

"THIS TOO, SHALL PASS"

(Yang inipun, akan berlalu)

Awalnya sang bijak tidak terlalu paham dengan tulisan itu.
Tapi suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan hidup yang pelik, tak sengaja ia membaca tulisan di cincin itu

"YANG INI PUN AKAN BERLALU,"

lalu ia pun menjadi lebih tenang

Dan tatkala ia sedang bersenang-senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu

"YANG INI PUN AKAN BERLALU,"

lantas ia menjadi rendah hati kembali.

Ketika kita mempunyai masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat  :

"YANG INI PUN AKAN BERLALU "

Tidak ada satupun di dunia ini yang abadi.
Jadi, ketika kita punya masalah, jalanilah & janganlah terlalu bersedih.
Demikian juga tatkala kita sedang senang, nikmatilah dan syukuri, jangan lupa diri.

Ingatlah, apapun yang kita hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.

Untuk itu :
• Tetaplah SEJUK di tempat yang Panas..
• Tetaplah MANIS di tempat yang begitu Pahit..
• Tetaplah merasa KECIL meskipun telah menjadi Besar.. dan
• Tetaplah TENANG di tengah Badai yang paling Hebat..

Semua yg ada di dunia ini tak ada yang abadi, kecuali yang Empunya Kehidupan yakni Allah.

"THIS TOO, SHALL PASS"

Selamat menikmati Pagi yg indah ini ... *YANG INIPUN AKAN BERLALU........

Tips 10 Malam Terakhir Ramadhan dari Syaikh Tawfique Chowdhury, CEO Merci Mission yg

Berikut tips menjelang 10 malam terakhir Ramadhan dari Syaikh Tawfique Chowdhury, CEO Merci Mission yg diterjemahkan Ustadz Hilman Rosyad Lc.

Bismillah...

1. Mulailah dengan niat yang bersih dan tulus. Jika sampai hari ini ibadah terasa belum maksimal, bersiaplah untuk memaksimalkannya. Jika kau benar2 ingin memperbaikinya, masih ada waktu!

2. Hari ini, bacalah tafsir surat Al-Qadr, dan pahami apa yg sesungguhnya terjadi pada lailatul qadr. Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya insyaa Allaah.

3. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk mengerahkan segalanya. Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai laylatul qadr terlewati begitu saja.

4. Jangan ikut-ikutan dengan perayaan-perayaan atau kegiatan-kegiatan yang diada-adakan (bid’ah) oleh kelompok-kelompok tertentu. Ikutilah sunnah Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam. Tuntunan beliau adalah: “Barangsiapa yang berjaga (tidak tidur) dan berdoa pada malam lailatul qadr dengan iman dan pengharapan akan ganjarannya, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”

5. Hafalkan doa malam lailatul qadr yang diajarkan Rasulullaah shalallaahu ‘alaihi wasallam ini : Allaahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’ fu’anni (Yaa Allah, Engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).

6. Siapkan daftar pendek doa-doa untuk dipanjatkan. Ingat, ini adalah waktu yang sangat istimewa bagi seorang hamba. Malam Qadar! Malam ditetapkannya takdir! Pilihlah doa doa terbaik untuk agamamu, dunia akhiratmu dan keluargamu. Jangan lupakan saudara-saudaramu Muslimin yang tengah kesusahan di berbagai belahan dunia.

7. Sempatkan tidur siang sejenak jika memungkinkan. Jagalah perutmu agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isha dan tarawih sekadar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk beribadah.

8. Jangan lupakan keluargamu! Rasulullah membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. Siapkan, semangati dan motivasi mereka!

9. Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri berpengaruh secara psikologis. Pakailah pakaian yang bagus dan wewangian (khusus di rumah untuk wanita) ketika beribadah.

10. Pilihlah spot khusus yang kondusif untuk beribadah, apakah itu di masjid atau di rumah. Letakkan sajadah, mushaf dan air minum sehingga kita tidak perlu beranjak dari sana jika perlu minum.

11. Ini BUKAN malam untuk pasang status (misalnya : “Alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepada-NYA malam ini” dsb) di FB atau media sosial apapun. Biarlah itu jadi rahasia indah antara hamba dengan Rabb-nya. Maka, matikan dulu HP, tablet dan komputer. Putuskan dulu hubungan dengan dunia, dan nikmati jalinan hubungan dengan al-‘Afuww!

12. Jika mengantuk, maka variasikan bentuk ibadah antara shalat, bermunajat dan membaca Qur’an. Lakukan bergantian. Jangan habiskan malam untuk mendengarkan ceramah atau tilawah, atau kalau sangat ngantuk, dengarkan sebentar saja untuk mengusir kantuk.

13. Sabar adalah kuncinya. 10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau altifitas lainnya. Ini adalah saat untuk bersabar dengan kelelahan itu. Ingatlah Allah telah menganugrahimu dengan kesempatan berharga (akan luasnya ampunan)yang mungkin saja tidak datang lagi. Bukankah kita akan berlari walau apapun yang terjadi jika kita tahu pasti bahwa ini adalah ramadhan terakhir kita dan surga hanya selangkah lagi?

14. Ini yang paling penting : husnudzhon lah kepada Allah. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada Raja Yang Maha Pemurah. Jika kau berharap yang terbaik, Dia akan memberimu yang terbaik. Jangan ragu-ragu, yakinlah dan tumpahkan seluruh isi hatimu di hadapan-NYA. Jangan biarkan keragu-raguan dan prasangka buruk menjauhkanmu dari Arrahman Arrahiim.

Allahumma ballighna lailatal qadr. Aammiin.

Ujian Itu Ada 2 Macam

[ Ujian Itu Ada Dua Macam ]

Ibnul Qayyim pernah berkata:

Ujian itu ada dua macam. Ujian untuk mengingatkan dan ujian untuk mengangkat derajat.

 Apabila seorang hamba banyak maksiat lagi lalai dalam masalah dunianya, cuek kepada Tuhannya maka itu ujian untuk mengingatkannya dari dosa dan maksiat serta untuk mengingatkannya kepada Allah.

 Apabila seorang hamba yang diuji itu seorang mukmin yang taat kepada Tuhannya, berarti ia diuji supaya membersihkannya dari dosa dan mengangkat posisinya di hadapan Allah.

Maka kedua ujian itu bukti kecintaan, rahmat dan kelembutan Allah terhadap hamba-Nya.

Andaikan kita mengetahui hal yang gaib, pasti kita akan memilih segala pilihan Allah Yang Maha Penyayang untuk diri kita.

Andaikan kalian tahu bagaimana Allah mengatur urusan hidupmu pasti hatimu akan meleleh karena cinta kepada-Nya.

 ________

[ Ibnul Qayyim Rahimahullaah ]

Rosul pun Menangis Bahkan Pingsan Saat Jibril Ungkap Penghuni Neraka Yg Ke 7

Kala itu Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tak biasa. Namun, Jibril terlihat berbeda. Raut wajah yang tak biasa.
Maka Rasulullah shallallahu allaihiwassalam bertanya:
“Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?” Jawabnya: “Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya”.
Lalu Rasullulah shallallahu allaihiwassalam bersabda:
“Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam”.
Jawabnya: “Ya. Ketika Allah menjadikan Jahanam, maka dinyalakan selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.
Demi Allah, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan
Demi Allah, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke 7.
Demi Allah, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur karena sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam, perhiasannya besi dan minumannya air panas bercampur nanah, dan pakaiannya adalah potongan-potongan api.
Api neraka itu ada 7 pintu, jarak antar pintu sejauh 70 tahun, dan tiap pintu panasnya 70 kali dari pintu yg lain”.
Dikatakan dalam Hadist Qudsi:
“Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahariKu. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu: mempunyai 7 tingkat.
Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung. Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah. Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak. Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zaqqum.
Di bawah setiap pokok zaqqum mempunyai 70.000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjangnya 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Dan di bawah setiap pokok zaqqum terdapat 70.000 rantai. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat”.
“Api yang ada sekarang ini, yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam” (HR. Bukhari-Muslim).
ALLAH berfirman dalam beberapa ayat berikut…
“Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka akan mendengar kegeraman dan suara nyalanya”. (QS. Al-Furqan: 11).
“Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah”. (QS. Al-Mulk: 7).
Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang sangat panas) (QS. Al-Waqi’ah: 41-44).
Rasulullah Shallallahu allaihiwassalam meminta Jibril untuk menjelaskan satu per satu mengenai pintu-pintu neraka tersebut.
😰“Pintu pertama dinamakan Hawiyah (arti harfiahnya: jurang), yang diperuntukkan bagi kaum munafik dan kafir.
😰Pintu ke 2 dinamakan Jahim, yang diperuntukkan bagi kaum musyrikin;
😰Pintu ke 3 dinamakan Saqar, yang diperuntukkan bagi kaum shobiin atau penyembah api;
🔥Pintu ke 4 dinamakan Ladha, diperuntukkan bagi iblis dan para pengikutnya;
🔥Pintu ke 5 dinamakan Huthomah (artinya: menghancurkan hingga berkeping-keping), diperuntukkan bagi kaum Yahudi;
🔥Pintu ke 6 dinamakan Sa’ir (arti harfiahnya: api yang menyala-nyala), diperuntukkan bagi kaum kafir.
Rasulullah bertanya: “Bagaimana dengan pintu ke 7?”
Sejenak malaikat Jibril seperti ragu untuk menyampaikan siapa yang akan menghuni pintu ketujuh. Akan tetapi Rasulullah Shallallahu allaihiwasalam mendesaknya sehingga akhirnya Malaikat Jibril mengatakan, ….😰 “Pintu ke 7 diperuntukkan bagi umatmu yang berdosa besar dan meninggal sebelum mereka mengucapkan kata taubat sebelum meninggal…
Mendengar penjelasan yang mengagetkan itu, Rasulullah pun langsung pingsan, Jibril lalu meletakkan kepala Rasulullah Shallallahu allaihowassalam di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar beliau bersabda: “Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari umat ku yang akan masuk ke dalam neraka?” Jawabnya: “Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari umatmu.”
Nabi Muhammad shallallahu allaihiwassalam lalu menangis, Jibril pun ikut menangis. Kemudian Nabi langsung masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk shalat.
Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau pun menangis dengan tangisan yang sangat memilukan.
Mari kita memohon ampun jangan sampe kita meninggal sebelum bertaubat…
Mari kita bersholawat kepada Nabi kita agar diberi syafaatnya..
Maafkan saudaraku, sahabatku jika ada salah dan khilaf…
Ana uhibbukum fillah… Semoga kita saling memanggil untuk masuk ke surga nanti.. Jangan sampai ada yang tertinggal di neraka,..
Naudzubillahi min dzalik…
_
📢 Share yuk mudah2an menjadi pembuka pintu kebaikan bagi sodara anda dan pahala yang semisal bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan
__