Jumat, 22 Juli 2016

Hati-Hati Hasad Merayapi Hatimu



"Halah dulu dia tuh kelakuanya parah banget",,skrng sok soan ceramah....
"Tau ga sih dia dulunya itu tukang hutang dan sempet jadi tukang duit",sekarang koar koar nyuruh jauhin Riba,,,pinjam ini itu yang dikredit pake bunga itu Haram,munafik banget kan dia,,sok suci....

Dulu... dulu.. dan dulu..
tidak perlu mengungkit yg dulu.. bilamana telah kita dapati saudara kita tengah berhijrah..

Tidak perlu kita sebarkan dan umumkan pada khalayak tentang masa lalu saudara saudari kita.. tak ada manfaat dan faedahnya.. kita pun tak tahu bagaimana mereka berjuang melalui berbagai ujian menuju hijrahnya.. meyakinkan keluarga dan bertahan akan cemohan sanak saudara..
terlebih saudara saudari kita kini telah rajin mendatangi majelis ta'lim dan belajar hidup sesuai syariat islam.

Hasad itu..
ketika engkau tidak ingin tersaingi..
Hasad itu..
ketika engkau tidak rela saudaramu dipuji dihadapanmu..
Hasad itu..
ketika engkau tidak ingin saudaramu mendapatkan nikmat yg lebih dibanding dirimu..
Hasad itu..
ketika engkau merasa senang ketika harga diri dan kehormatan saudaramu dijatuhkan..

Sehingga ketika hasad telah menyusup kita akan cenderung melihat kesalahan dan keburukan saudara saudari kita.. mata dan hati kita tak mampu lagi melihat kebaikan² dan upaya perubahan yg dilakukan oleh saudara² kita sesama muslim..

Semoga kita bisa menjaga hati dari sifat Hasad. Amiin ya rabb...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar