Judul : The Rescue
Penulis : Nicholas Sparks
Genre : Romance
Link EBook : https://docs.google.com/file/d/0BziVYJI6_OFSbVZDc29ueEFXQTQ/edit?pref=2&pli=1
Bunda tidak sengaja membaca buku ini. Bahkan nama penulis Nicholas Sparksyang ternyata sudah menulis beberapa novel best seller, baru Bunda ketahui. he..he..
Awalnya bund amencari buku second import di sebuah toko online. lalu ada yang menjual The Rescue dengan harga Rp. 30.000. Sempat ingin membeli, Bunda coba mencari mengenai novel The Rescue ini. Baca sinopsisnya sebentar, lalu bertemu dengan link free ebook di atas. Baca deh... Dan, tidak tahu kenapa, membaca novel Nicholas Spark sepertinya 'nagih'. Tidak bisa berhenti membaca. Ini yang membuat Bunda penasaran. Kenapa ya, author-author hebat selalu punya cara untuk membuat chapter demi chapter tidak ingin kita tinggalkan?
ok... Kita mulai dengan isi ceritanya dulu ya.
Mengisahkan tentang Denise, seorang Ibu muda berusia 29 tahun yang memiliki anak bernama Kyle, berusia empat tahun. Kyle mengalami speech delay. Awalnya mereka tinggal di Atlanta, lalu karena Denise ingin fokus melatih Kyle, ia memutuskan pindah ke Edenton, tempat tinggal orang tua Denise yang sudah meninggal, dan juga kota kecil di North Carolina. Mereka hidup sederhana di sana.
Pada suatu malam mobil Denise kecelakaan, karena hujan lebat dan rusa yang berkeliaran di jalan. Mobil Denise terbalik. Malam itu juga sedang terjadi badai. Denise ditolong oleh seorang relawan bernama Taylor. Namun Kyle, yang duduk di kursi belakang, tidak ada. Denise bersikeras untuk mencari Kyle, tetapi kondisinya tidak memungkinkan karena beberapa cedera yang ia alami. Taylor meyakinkan Denise bahwa ia akan mencarinya. Dengan dibantu tim, yang ditugaskan menyebar, dan instinct Taylor yang cukup terlatih sebagai relawan, ia berhasil menemukan Kyle yang sedang bersembunyi di 'duck blinds'. Saatpencarian tersebut, Judy, Ibu dari taylor, datang menemui Denise. Judy mengetahui Denise dari berita, dan tahu bahwa Denise adalah anak dari sahabatnya.
Pertemuan Denise dan Taylor berlanjut, awalnya saat kebetulan mereka bertemu di grocery store, lalu taylor memberi tumpangan pada Denise dan anaknya. Taylor menyukai Kyle, dan bahkan bisa bermain dengan Kyle. Melihat hal ini, tumbuh benih cinta Denise pada Taylor. Karena Denise sebelumnya adalah seorang Ibu yang sangat melindungi Kyle. Ia tidak percaya bahwa Kyle, bisa bermain dan berkomunikasi seperti anak lain. Dari pertemuan yang cukup sering tersebut, taylor, yang sudah berusia 36 tahun dan belum pernah menikah, juga mencintai Denise.
Namun Taylor mengalami trauma psikologis karena kematian ayahnya. Ayahnya meninggal karena terbakar saat menyelamatkan dirinya, saat rumahnya kebakaran. Taylor tidak berani lompat dari jendela, hingga membuat ayahnya naik ke loteng, menyelamatkan Taylor. Ia menyembunyikannya sendiri. Ia selalu merasa bersalah atas kematian ayah yang dicintainya. Ayah yang selalu memberi kebahagiaan pada masa kecilnya. Hal itu juga yang melatarbelakangi berbagai hal pada kehidupan Taylor. Alasan ia menjadi relawan pemadam kebakaran, alasan ia menjalin cinta dengan Lori yang ditinggal kekasihnya tetapi hubungan mereka kandas, alasan taylor yang menjalin cinta dengan Valerie yang sendiri tetapi hubungan mereka pun kandas. Karena di alam bawah sadar taylor, Taylor harus lah menjadi seseorang yang bisa menyelamatkan orang lain. Ia merasa tidak cukup pantas untuk menggapai kebahagiaannya sendiri. Trauma psikologis ini sempat mengganggu hubungan antara Taylor dan Denise.
Denise sudah berkali-kali mendesak agar taylor bercerita tentang kematian ayahnya, tetap Taylor menolaknya. Denise tau bahwa ada ada hal yang disembunyikan Taylor mengenai kematian ayahnya.
Orang-orang di sekeliling taylor, seperti Mitch, Melisa (istri Mitch), Judy, mendorong Taylor untuk serius menjalin hubungan dengan Denise. Atau dalam kata lain menikahinya. Denise sendiri pun berharap demikian. Tapi Taylor seperti tidak yakin dengan hubungan ini. ia hanya menjalaninya saja.
Hingga pada suatu hari, terjadi kebakaran besar, dan Mitch, sahabatnya meninggal. Taylor sudah berusaha membantunya, tetapi Taylor juga 'kalah' dengan api yang menyala besar. Setelah itu, ia pun menyadari, bahwa ia membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Setelah kematian Mitch, Melisa dan anak-anaknya pun pindah. Taylor yang dekat dengan anak-anak Mitch menyadari bahwa ia tidak bisa menahan mereka untuk pindah, bagaimanapun taylor menyukai anak-anak Mitch. Nantinya ia punakan ditinggal Judy, dan ia membutuhkan orang lain. Taylor pun akhirnya menceritakan mengenai kematian ayahnya dan bagaimana ia merasa bersalah mengenai hal itu.
Di akhir cerita, Denise yang sempat kesal dengan Taylor karena sempat tidak terbuka dengannya mengenai kematian ayahnya, dan juga karena beberapa kali Taylor lalai akan janjinya menjemput Denise bekerja ataupun mengajak Kyle menonton pertandingan baseball, akhirnya menerima Taylor kembali. Mereka pun menikah, dan secara legal Kyle diadopsi oleh Taylor.
Ceritanya lumayan mengalir. Karakter tokohnya digambarkan cukup realistis. Tidak too good to be true. Denise, Ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus, yang digambarkan ideal dalam pengasuhan Kyle, juga digambarkan sebagai Ibu yang sempat merasa lelah dengan sulitnya mengajar Kyle, sedihnya, dan sebagainya. Taylor sepertinya digambarkan sebagai pria dewasa yang cukup 'macho', tetapi memiliki sisi melankolis.
Deskripsi Sparks untuk beberapa kejadian seperti pencarian Kyle, tabrakan di jembatan, dan kebakaran di toko cat dimana menewaskan Mitch, digambarkan cukup detail.
Beberapa hal yang berbeda jika dibandingkan dengan penulis lain, menurut Bunda, adalah penggambaran latar tempat yang kurang detail. Kurang digambarkan bagaimana detail rumah peninggalan orang tua Denise, walaupun secara general tergambar bahwa rumahnya sudah cukup tua dengan perabotan dapur banyak yang rusak,
Menurut Bunda, ini bacaan yang cukup santai. Bukan bacaan yang cukup mengaduk-aduk emosi pembaca. Bacaan yang enak dibaca lewat ebook.
Pesan yang ingin disampaikan dalam buku ini adalah :
1. Move on.
Tiap kita punya kesalahan dan masa lalu yang tidak menyenangkan. Tapi tidak berarti kita harus larut dalam masa lalu danmengorbankan kebahagian diri kita dan orang -orang yang mencintai kita saat ini.
2. Anak adalah karunia terbesar, bagamanapun ia.
Denise membesarkan Kyle, anak di luar nikah hasil hubungannya dengan Brett, pacar pertamanya. Walaupun Brett memintanya untuk aborsi, tapi Denise mempertahankan kandungannya. Dan Kyle, walaupun berkebutuhan khusus (speech delay), Denise menyayanginya dengan sepenuh hati.
3. Hasil tidak membohongi usaha.
Kyle kemudian bisa bicara dengan lancar dan mengerti ucapan orang lain dengan baik. Hal ini tidak lepas dari perjuangan Denise dan Kyle yang berlatih bicara setiap hari selama empat jam.
4. Persahabatan adalah hal yang indah dalam hidup.
Diceritakan bagaimana Mitch dan Melisa sangat peduli dengan Taylor, hingga mereka ingin taylor berbahagia dengan Denise. Dan diceritakan bagaimana Taylor sangat dekat dengan anak-anak Mitch.
Salut sama Om Nicholas Sparks, yang bisa membuat alur cerita rimance seperti ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar