Malam minggu kemarin, iseng singgah ke bioskop mau nonton.
Terpampang ada 3 plihan filem yang menggoda untuk ditonton: Ada Apa
Dengan Cinta 2 (AADC-2), Captain America (Civil War), dan MARS (Mimpi
Ananda Raih Semesta).
AADC-2 tayang lebih dari 2 studio, Captain America juga
lebih dari 2, tayang full sampai tengah malam dengan penonton yang masih
berjibun. Sementara MARS tayang di 1 studio dan cuma sampai setengah 8
malam saja.
Dari 3 pilihan filem yang menggoda tadi, akhirnya kami
memutuskan memilih MARS karena ini filem memang tidak biasa. Paling
nggak kita nonton filem anti mainstream laah…
Ternyata pilihan kami tidak salah. Walau tanpa resensi dan
minim info lebih jauh tentang filem ini, kami memilih nonton MARS. Filem
ini istimewa, karena bukan bercerita tentang cinta picisan ataupun
fantasi komik.
Filem MARS bercerita tentang perjuangan seorang ibu di
daerah Gunung Kidul untuk pendidikan anaknya. Walau buta huruf dan
miskin, beliau punya cita-cita tinggi untuk pendidikan anaknya. Walaupun
penuh keterbatasan dan hinaan. Dari pelosok Gunung Kidul, ananda
akhirnya menyempurnakan niat ibunda hingga terbang tinggi menempuh
pendidikan sampai ke kampus elit di Inggris, yaitu Oxford University.
Dari bale-bale kemiskinan kampung, terbang ke perpustakaan Oxford.
Filem ini tentang potret kemiskinan dan kebodohan yang
melanda mayoritas bangsa ini. Tapi orang-orang luar biasa dan hebat
selalu lahir dari keterbatasan-keterbatasan seperti ini.
Tak sedikit penonton yang meneteskan airmata, untuk alur
cerita filem ini yang sangat menyentuh. Terharu untuk cerita yang
bermutu, bukan kisah roman cinta picisan. Sayang, bila dibanding dengan
AADC-2 dan filem lainnya, filem MARS minim publikasi dan dan informasi.
Padahal filem ini sangat inspiratif dan merupakan filem pertama
Indonesia yang sukses bisa syuting di kampus Oxford, yang juga merupakan
lokasi syuting filem Harry Potter.
Film yang diperankan oleh Kinaryosih, Acha Septriasa,
Chelsea Riansy, Jajang C. Noer, Teuku Rifku Wikana, M. Cholidi Asadil
Alam, Ence bagus, Yati Surachman dan nama-nama lainnya, serentak rilis
di bioskop pada tanggal 4 Mei 2016, bertepatan dengan “Hari Pendidikan
Nasional”. Saya merekomendasikan, silahkan nonton filem inspiratif ini.
Sayang bila filem hebat ini kalah tayang dibanding filem lain, dan harus
turun karena minim penonton….
Sila nontoh trailer filem ini di link ini: https://www.youtube.com/watch?v=X9ja77SPPLU
dari group WA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar